Satlantas Grobogan Edukasi Pelajar SMPN 3 Purwodadi dalam Operasi Zebra Candi 2025: Tekankan Keselamatan dan Tertib Lalu Lintas

Berita, Grobogan903 Dilihat

GROBOGAN, PortalMuria.com – Satuan Lalu Lintas Polres Grobogan terus mengencangkan gelombang edukasi keselamatan berkendara di tengah pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2025. Pada Sabtu (22/11/2025), giliran para siswa-siswi SMP Negeri 3 Purwodadi yang menjadi sasaran sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman berlalu lintas di kalangan remaja.

Kegiatan ini dipimpin langsung Kanit Kamsel Satlantas Polres Grobogan, Ipda Novi Ariani, yang menegaskan bahwa Operasi Zebra tahun ini berlangsung mulai 17–30 November dengan fokus mengubah perilaku berkendara para pengguna jalan, khususnya usia muda.

Dalam paparan yang dikemas ringan namun mengena, Ipda Novi Ariani menekankan aturan dasar yang sering diabaikan pengendara remaja—mulai dari penggunaan helm berstandar SNI, kewajiban membawa kelengkapan kendaraan, hingga larangan berkendara tanpa surat izin mengemudi.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama, terutama bagi generasi muda yang mobilitasnya semakin tinggi,” tegasnya di hadapan para siswa.

Para pelajar juga diperlihatkan sejumlah contoh kasus kecelakaan lalu lintas yang banyak melibatkan pengendara usia remaja. Tujuannya jelas: membuka mata bahwa kelalaian sekecil apa pun dapat berakibat fatal.

Tak hanya itu, petugas turut memaparkan 7 prioritas pelanggaran yang menjadi sasaran Operasi Zebra Candi 2025. Di antaranya penggunaan ponsel saat berkendara, pelanggaran rambu dan marka jalan, hingga tindakan berbahaya lainnya yang kerap dilakukan pengendara muda.

Suasana sosialisasi berlangsung interaktif. Para siswa dengan antusias mengajukan pertanyaan seputar aturan berkendara yang sering mereka temui dalam kegiatan sehari-hari. Ipda Novi menjawab satu per satu dengan bahasa yang mudah dipahami, membuat sesi edukasi terasa lebih hidup dan tidak menggurui.

Pihak sekolah menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka menilai edukasi langsung dari kepolisian sangat dibutuhkan karena sebagian siswa sudah mulai menggunakan sepeda motor untuk keperluan berangkat sekolah maupun aktivitas lainnya.

Satlantas Polres Grobogan memastikan kegiatan serupa akan terus diperluas ke sekolah-sekolah lain, baik selama masa operasi berlangsung maupun setelahnya. Upaya preventif ini diharapkan mampu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di wilayah Grobogan.

Dengan mobilitas remaja yang semakin tinggi, edukasi keselamatan berlalu lintas dinilai menjadi langkah penting dalam membangun budaya tertib dan berkesadaran di jalan raya.

(Red.)