Jurnalis Jawa Tengah Diingatkan Jaga Etika di Media Sosial, Bukan Hanya di Karya Tulis

JAWA TENGAH325 Dilihat

Semarang , PortalMuria.com – Media sosial kini menjadi panggung kedua bagi para wartawan. Namun, di balik kemudahan membagikan informasi, ada jebakan yang bisa menggerus kepercayaan publik jika tidak digunakan dengan bijak.

Koordinator Forum Wartawan Lokal Jawa Tengah (FWLJ), Hadi Wibowo, menegaskan bahwa wartawan dituntut cerdas sekaligus hati-hati dalam bermedia sosial. Menurutnya, kualitas seorang jurnalis bukan hanya tercermin lewat karya jurnalistik di media massa, tetapi juga dari cara mereka berinteraksi dan menyebarkan informasi di ruang digital.

“Kecerdasan bermedia sosial menunjukkan kedalaman berpikir. Wartawan harus memahami cara bermedia yang benar dan sesuai aturan,” ujarnya, Kamis (11/9/2025).

Hadi menyoroti derasnya arus informasi di berbagai platform digital yang sering kali tanpa sumber jelas. Ia mencontohkan sejumlah berita viral di wilayah Grobogan, Demak, hingga Kendal, yang beredar tanpa konfirmasi namun tetap dikonsumsi publik secara luas.

“Jika wartawan ikut menyebarkan kabar tanpa data jelas, publik bisa tersesat dan kepercayaan pada media runtuh. Padahal, tugas utama kita adalah memverifikasi, bukan ikut-ikutan,” tegasnya.

UU Pers Bukan Sekadar Formalitas

Lebih lanjut, Hadi mengingatkan bahwa profesi jurnalis bukan profesi sembarangan. Wartawan dibekali Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik sebagai pagar moral sekaligus hukum.

Aturan itu, jelasnya, mewajibkan setiap wartawan untuk menyajikan berita secara akurat, berimbang, serta bebas dari niat buruk.

“Jangan sampai ada orang yang mengaku wartawan, tetapi justru menyebarkan kabar bohong. Itu merusak nama baik profesi sekaligus merugikan masyarakat,” ujarnya.

Kembalikan Kepercayaan Publik

Di tengah menurunnya kepercayaan sebagian masyarakat terhadap media, Hadi menekankan pentingnya wartawan menjadi teladan dalam menjaga kebenaran informasi.

“Dengan tetap berpegang pada etika, kita bukan hanya menjaga diri sendiri, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi masyarakat luas,” pungkasnya.

(Red.)