Aliansi Masyarakat Kudus Laporkan PWI LS: Diduga Sebar Ujaran Kebencian dan Provokasi

Berita, Kudus1243 Dilihat

Kudus , PortalMuria.com – Gelombang keresahan muncul di tengah masyarakat Kudus. Aliansi Masyarakat Kudus Bersatu Cinta Damai resmi melaporkan kelompok yang menamakan diri PWI LS atas dugaan provokasi, ujaran kebencian, hingga tindakan yang dinilai berpotensi memecah belah umat Islam.

Koordinator Aliansi, Riyanto, menegaskan bahwa langkah hukum ini diambil sebagai upaya menjaga kondusifitas dan kerukunan umat beragama di Kudus.

“Selama ini mereka membuat pernyataan-pernyataan provokatif, menebar ujaran kebencian, bahkan memasang spanduk dengan kalimat yang menolak keberadaan para Habib di forum pengajian,” ungkapnya, Senin (8/9/2025).

Menurut Riyanto, sederet aksi PWI LS tak hanya memicu kegaduhan, tetapi juga mencederai nilai toleransi dan membuat masyarakat resah. Salah satunya adalah tuduhan bahwa PWI LS menghalangi umat Islam berziarah ke makam almarhum Habib Jafar Al Kaf, tokoh yang sangat dihormati di Kudus.

Lebih jauh, pihaknya juga menuding kelompok tersebut aktif menyebarkan sentimen kebencian terhadap para Habib serta membentangkan spanduk bernuansa SARA di sejumlah titik.

“Ini jelas merusak kerukunan umat Islam di Kudus dan membuat jamaah merasa tidak aman ketika beribadah,” tambah Riyanto.

Menjaga Kudus Tetap Damai

Aliansi Masyarakat Kudus Bersatu Cinta Damai menegaskan bahwa laporan ini bukan semata bentuk perlawanan, melainkan seruan agar aparat menindak tegas segala bentuk provokasi yang berpotensi mengadu domba umat.

“Kudus dikenal sebagai kota santri dan pusat budaya Islam yang damai. Kami tidak ingin citra itu rusak oleh segelintir orang yang menebar kebencian,” tegas Riyanto.

Kini, masyarakat menunggu langkah tegas dari pihak berwenang agar tensi sosial tidak semakin memanas.

(Red.)