Ajicakra Indonesia Sesalkan Aksi Anarkis di Jepara, Desak Aparat Usut Tuntas

Jepara1136 Dilihat

Jepara , PortalMuria.com – Lembaga Ajicakra Indonesia yang sejak awal turut memantau jalannya demonstrasi mahasiswa di Jepara dari petang hingga menjelang Subuh, menyampaikan keprihatinan mendalam atas pecahnya aksi anarkis berupa perusakan, pembakaran, dan penjarahan Gedung DPRD Jepara pada Minggu (31/8/2025) dini hari.

Padahal, seluruh rangkaian aksi yang digelar BEM Unisnu Jepara sebelumnya berlangsung tertib dan penuh makna. Mulai dari sholat ghaib, renungan serta tabur bunga, hingga penyampaian orasi dan penandatanganan tuntutan bermaterai bersama Kapolres Jepara.

Atas nama pribadi dan lembaga, Tri Hutomo, Ketua Ajicakra Indonesia, menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan, salah satu korban jiwa dalam demonstrasi 28 Agustus 2025 lalu.

“Kami sangat berduka atas meninggalnya Affan Kurniawan. Tragedi ini menjadi luka bagi kita semua. Ajicakra Indonesia mendesak aparat agar mengusut tuntas insiden anarkis yang terjadi, termasuk jika ada aparat yang bertindak di luar ketentuan hukum, harus ada sanksi tegas,” tegas Tri Hutomo.

Ia juga mengingatkan masyarakat Jepara dan Jawa Tengah agar tetap waspada terhadap pihak-pihak yang sengaja ingin memprovokasi demi menciptakan kekacauan.

“Jangan sampai ada kelompok yang memanfaatkan situasi untuk membuat huru-hara. Aspirasi tetap bisa disampaikan dengan cara yang sah, tanpa melanggar hukum. Kita harus tenang, cermat, dan tidak terprovokasi isu-isu liar,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Ajicakra Indonesia meminta pemerintah agar lebih peka terhadap persoalan di masyarakat. Menurutnya, sekecil apapun masalah yang diabaikan tanpa solusi bisa menjadi pemicu kondisi yang tidak kondusif.

“Saatnya semua pihak berintrospeksi. Pemerintah harus tanggap terhadap keresahan masyarakat, dan masyarakat tetap menyalurkan aspirasi dengan cara yang konstitusional. Hanya dengan begitu, stabilitas dan keamanan Jepara bisa terjaga,” tutup Tri Hutomo.(Red.)