BULOG Pati Kebut Penyaluran Tambahan 1.706 Ton Jagung SPHP, Peternak Mikro Jadi Prioritas

Berita, JAWA TENGAH23 Dilihat

Pati, PortalMuria.com – Perum BULOG Kantor Cabang Pati mempercepat penyaluran tambahan jagung pakan melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Jagung Tahap II. Program ini diprioritaskan bagi peternak mikro di Kabupaten Pati, Blora, dan Jepara guna membantu menekan biaya produksi peternakan.

Pada Senin (19/10/2026), BULOG Pati mulai menggencarkan penyaluran tambahan jagung SPHP dengan mengoptimalkan distribusi melalui koperasi. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas akses peternak terhadap bahan baku pakan dengan harga yang lebih terjangkau.

Pemimpin Perum BULOG Kantor Cabang Pati, Ashville Nusa Panata, mengatakan penyaluran jagung SPHP dilakukan untuk mendukung keberlangsungan usaha peternakan rakyat, terutama peternak mikro yang membutuhkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan pakan.

“Pada hari ini kita telah menyalurkan sebanyak 8 ton jagung pakan ternak kepada Koperasi Produsen Unggas Sumber Rejeki Pati. BULOG berkomitmen memastikan penyaluran SPHP Jagung berjalan optimal dan tepat sasaran,” ujar Ashville.

Ia menjelaskan, BULOG Pati terus mempercepat penyaluran sisa alokasi tambahan SPHP Jagung Tahap II yang terdiri atas sisa SK I, SK II, dan sebagian SK III, dengan total mencapai 1.706 ton.

Realisasi Penyaluran Capai 2.908,8 Ton

Sebelum adanya penugasan tambahan tersebut, realisasi penyaluran SPHP Jagung BULOG Pati telah mencapai 2.908.800 kilogram atau 2.908,8 ton. Jumlah itu terdiri atas penyaluran Tahap I sebanyak 2.516.550 kilogram dan Tahap II sebanyak 392.250 kilogram.

Dengan total pagu awal sebesar 2.908.800 kilogram, realisasi penyaluran tersebut telah mencapai 100 persen.

BULOG Pati kini melanjutkan distribusi melalui penugasan tambahan Tahap II. Percepatan dilakukan agar jagung pakan bersubsidi tersebut dapat segera dimanfaatkan oleh peternak yang membutuhkan di wilayah kerja BULOG Pati.

Harga Jagung SPHP Maksimal Rp5.500 per Kilogram

Dalam penugasan tambahan ini, harga jagung SPHP ditetapkan sebesar Rp5.000 per kilogram di gudang BULOG. Sementara itu, harga maksimal di tingkat peternak melalui koperasi ditetapkan sebesar Rp5.500 per kilogram.

Skema harga tersebut diharapkan membantu peternak memperoleh jagung pakan dengan biaya yang lebih terjangkau. Pasalnya, pakan merupakan salah satu komponen penting yang memengaruhi biaya produksi dan keberlanjutan usaha peternakan.

Selain menjaga keterjangkauan harga, penyaluran melalui koperasi juga diharapkan dapat memperluas jangkauan distribusi sehingga manfaat program dirasakan secara lebih merata, khususnya oleh peternak mikro.

Ashville menegaskan, BULOG Pati akan terus mengoptimalkan pelaksanaan penugasan tambahan tersebut agar penyaluran berjalan sesuai sasaran dan kebutuhan peternak.

Melalui program SPHP Jagung, BULOG berupaya memperkuat stabilitas pasokan dan harga jagung untuk pakan ternak sekaligus mendukung keberlangsungan produksi peternakan rakyat. Upaya ini diharapkan turut menjaga efisiensi usaha peternakan dan memperkuat ketahanan pangan nasional. (*)