AAN ABROR RISKI Sampaikan Permohonan Maaf kepada Wartawan dan UTI Terkait Insiden di Pengadilan Tipikor Semarang

Berita, Pati37 Dilihat

PATI, PORTALMURIA.com – Aan Abror Riski menyampaikan permohonan maaf secara tertulis kepada wartawan iNews, Vindi Agil, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), serta seluruh rekan media dan insan pers terkait insiden yang terjadi saat pengawalan sidang perkara Sudewo di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Senin (21/9/2026).

Permohonan maaf tersebut dituangkan dalam sebuah Surat Pernyataan Permohonan Maaf yang dibuat dan ditandatangani Aan Abror Riski di Pati pada 21 September 2026.

Dalam surat yang juga di bacakan tersebut, Aan menjelaskan bahwa insiden terjadi ketika situasi di lokasi persidangan cukup ramai dan padat. Ia mengakui telah secara tidak sengaja dan refleks mengenai telepon seluler yang sedang digunakan Vindi Agil dalam menjalankan tugas jurnalistiknya.

“Dengan ini saya menyampaikan permohonan maaf secara tulus dan terbuka kepada Saudara Vindi Agil, wartawan iNews, UTI (Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia) sebagai organisasi profesi jurnalis televisi, serta seluruh rekan-rekan media dan insan pers,” jelas Aan dalam membacakan surat tersebut.

Aan menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak didasari niat untuk merusak, mengambil, menghalangi maupun mengganggu tugas jurnalistik Vindi Agil.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila tindakannya menimbulkan ketidaknyamanan, kerugian, ataupun terganggunya pelaksanaan tugas jurnalistik.

Selain permintaan maaf, Aan menyatakan kesediaannya untuk membicarakan dan menyelesaikan persoalan apabila terdapat kerusakan pada HP atau alat kerja jurnalistik milik Vindi Agil.

“Sebagai bentuk tanggung jawab dan itikad baik, apabila akibat kejadian tersebut terdapat kerusakan pada HP atau alat kerja jurnalistik milik Saudara Vindi Agil, saya bersedia untuk membicarakan dan menyelesaikan persoalan tersebut secara baik-baik dan kekeluargaan sesuai dengan kondisi kerusakan yang sebenarnya,” tambah Aan.

Dalam pernyataannya, Aan juga menegaskan penghormatan terhadap profesi jurnalistik serta tugas para wartawan dalam mencari, memperoleh dan menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Ia menyebut surat tersebut dibuat dalam keadaan sadar dan tanpa adanya paksaan dari pihak mana pun. Surat itu disebut sebagai bentuk penyesalan, itikad baik, sekaligus upaya menjaga hubungan baik dan silaturahmi dengan Vindi Agil, UTI, serta insan pers.

Dalam pernyataan tersebut ditutup dengan ucapan terima kasih atas perhatian dan pengertian pihak-pihak yang dituju serta ditandatangani oleh Aan Abror Riski di Pati, 21 September 2026.

(Red.)