Pati, PortalMuria.com – Pernyataan Bupati Pati nonaktif Sudewo yang menuding Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra terus memfitnah dirinya mendapat dukungan dari tokoh pergerakan Pati, Slamet Widodo, SH.
Om Bob sapaan akrabnya mengaku, mengamini apa yang disampaikan Sudewo. Menurutnya, tudingan tersebut tidak mungkin disampaikan tanpa dasar, apalagi diucapkan Sudewo kepada awak media sesaat setelah menjalani persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang.
“Saya mengamini omongan Pak Sudewo. Beliau menyampaikan itu setelah keluar dari pengadilan. Tentu beliau paham ada konsekuensi hukum atas setiap ucapannya. Karena itu, kalau memang tidak benar, ya silakan dibantah saja,” ujarnya.
Menurut Mantan Kades Wonorejo, Tlogowungu, Pati ini, keyakinannya bukan muncul tanpa alasan. Ia mengaku menyaksikan langsung saat pembahasan hak angket di DPRD Pati, ketika Risma Ardhi Chandra menyampaikan bahwa dirinya tidak pernah dilibatkan dalam berbagai urusan pemerintahan.
Bagi Om Bob, pernyataan tersebut justru harus dilihat dari sudut pandang aturan mengenai kedudukan dan kewenangan seorang wakil bupati.
“Saya melihat sendiri waktu hak angket. Pak Chandra mengatakan tidak pernah dilibatkan. Padahal harus dipahami dulu tugas pokok dan fungsi Wakil Bupati. Dalam pemerintahan, Wakil Bupati membantu Bupati. Pelaksanaan tugasnya juga berdasarkan penugasan dari Bupati sesuai aturan,” katanya.
Ia menilai narasi bahwa seorang wakil bupati tidak dilibatkan tidak otomatis membuktikan adanya persoalan dalam kepemimpinan bupati.
“Jangan kemudian dibangun framing seolah-olah Pak Dewo arogan. Masyarakat juga harus memahami bagaimana sebenarnya posisi Wakil Bupati dalam sistem pemerintahan daerah,” tegasnya.
Om Bob pun meminta polemik tersebut tidak dibiarkan menjadi bola liar di ruang publik. Menurutnya, apabila Risma Ardhi Chandra merasa apa yang disampaikan Sudewo tidak benar, maka sebaiknya memberikan klarifikasi secara terbuka.
“Kalau memang tidak benar, tinggal dijawab saja. Biar masyarakat tahu mana yang benar berdasarkan fakta,” ujarnya.
Sebelumnya, saat dimintai tanggapan mengenai pernyataan Sudewo yang menuding dirinya terus memfitnah, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra memilih tidak menanggapi substansi tudingan tersebut.
“Awae dewe kerjo wae sing apik, bangun jalan, bangun Kabupaten Pati ben rakyate makmur mulya, ya,” ujar Chandra singkat kepada awak media.
Jawaban tersebut tidak menjawab secara langsung tudingan yang disampaikan Sudewo, sehingga polemik hubungan keduanya masih menjadi perhatian publik di Kabupaten Pati. (*)














