REMBANG, PortalMuria.com – Dalam upaya memperluas gerakan sosial dan pelestarian budaya di Jawa Tengah, Sedulur Agus Mujayanto Kabupaten Rembang dipimpin oleh Noveny Henarmina, S.T., seorang Sarjana Teknik Pertambangan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta.
Di bawah kepemimpinannya, Sedulur Agus Mujayanto Rembang berkomitmen menjalankan visi dan misi yang diusung Agus Mujayanto, yakni menghadirkan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat, mempererat ukhuwah Islamiyah yang berlandaskan nilai-nilai agama dan budaya, serta menjaga adat dan adab Jawa dalam kehidupan bermasyarakat.
Noveny Henarmina menilai bahwa budaya Jawa merupakan warisan leluhur yang memiliki nilai luhur dan harus terus dijaga agar tidak tergerus perkembangan zaman.
“Budaya Jawa saat ini mulai terlupakan oleh sebagian generasi muda. Jika bukan kita yang peduli dan melestarikannya mulai sekarang, lalu siapa lagi? Karena itu, Sedulur Agus Mujayanto Rembang siap menjadi bagian dari gerakan untuk menjaga adat, adab, serta nilai-nilai budaya Jawa agar tetap hidup di tengah masyarakat,” ujar Noveny Henarmina.
Ia menambahkan, keberadaan Sedulur Agus Mujayanto di Rembang diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk memperkuat kepedulian sosial, membangun semangat gotong royong, serta mempererat persaudaraan melalui pendekatan agama, budaya, dan nilai-nilai kemanusiaan.
Sementara itu, Agus Mujayanto menyambut baik terbentuknya kepengurusan Sedulur Agus Mujayanto di berbagai daerah. Menurutnya, gerakan tersebut bukan semata-mata berorientasi pada organisasi, melainkan menjadi ruang pengabdian kepada masyarakat.
“Saya berharap Sedulur Agus Mujayanto di Rembang dapat menjadi contoh gerakan yang mengedepankan kepedulian sosial, menjaga ukhuwah Islamiyah, melestarikan budaya, serta mengamalkan semangat Handarbeni Hangrungkepi Keselarasan Agama & Budaya dengan Tepa Selira dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Agus Mujayanto.
Dengan semangat kebersamaan tersebut, Sedulur Agus Mujayanto di Kabupaten Rembang diharapkan mampu menjadi mitra masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial, pelestarian budaya, dan penguatan nilai-nilai luhur bangsa.
(Red.)














