Tak Cairkan Dana OP, Beberapa MBG Tutup Sementara

Berita, Pati305 Dilihat

PATI, PortalMuria.com – Beberapa dapur makan bergizi gratis (MBG) di Pati tutup sementara. Hal tersebut terjadi pasca Badan Gizi Nasional (BGN) memberhentikan sementara dana operasional (OP) hingga waktu yang tak ditentukan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, MBG yang tutup di antaranya di daerah Kecamatan Trangkil dan Gembong. Kejadian itu menyusul setelah terjadinya penutupan MBG karena izin instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

“Kabar dari teman guru saya di Trangkil tutup. Itu entah karena IPAL yang kemarin atau BGN yang memberhentikan OP itu,” terang warga setempat Setiawan.

Sementara itu, di Kecamatan Gembong juga terjadi hal yang sama. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wonosekar, Gembong juga tutup.

Pada Senin (8/6) pintu dapur terlihat tertutup rapat. Tak ada aktifitas pengiriman MBG di dapur tersebut.

“Saya tidak tahu penyebabnya. Tapi tutupnya baru saja,” terang Bambang warga setempat.

Meski begitu, dia memperkirakan bahwa penyebabnya karena ada persoalan di pusat. Sehingga operasional dihentikan sementara. “Kemarin kan kepala BGN dan wakilnya ditangkap karena korupsi. Mungkin karena itu,” imbuhnya.

Terkait persoalan itu, Koordinator Wilayah (Korwil) MBG Kabupaten Pati, Ahmad Khoirul Basar belum memberikan keterangan terkait isu tersebut. Hingga berita ini ditulis, pihaknya belum merespon ketika dihubungi melalui pesan singkat ataupun telepon WhatsApp (WA).

Sebelumnya, Sembilan SPPG yang terdampak penghentian operasional sementara tersebut meliputi SPPG Pati Juwana Karangrejo, SPPG Pati Kayen Kayen 2, SPPG Pati Gembong Wonosekar, SPPG Pati Tlogowungu Guwo, SPPG Pati Tlogowungu Guwo 2, SPPG Pati Margorejo Sukoharjo, SPPG Pati Sarirejo 2, SPPG Pati Kutoharjo, serta SPPG Pati Kayen Sundoluhur 2 yang dikelola oleh sejumlah yayasan mitra.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari wartawan ini, mayoritas pembuangan limbah di SPPG terbilang semrawut. Tak ada pengelolaan limbah sama sekali. (adr)