Rodtang Jitmuangnon Selesaikan Sengketa Kontrak, Pertarungan dengan Takeru Segawa di Tokyo Tetap Terjadwal

Olahraga32 Dilihat

Portal Muria – 19 April 2026 | Setelah hampir dua minggu ketegangan hukum yang melibatkan kontrak dan tuduhan pelanggaran, Rodtang Jitmuangnon dan ONE Championship mengumumkan penyelesaian damai pada 19 April 2026. Kesepakatan tersebut memungkinkan pertarungan legendaris antara Rodtang dan Takeru Segawa pada 29 April 2026 di Ariake Arena, Tokyo, tetap berlangsung meski dengan status bebas‑agen.

Pertemuan pers yang diadakan di Jitmuangnon Boxing Camp menegaskan bahwa ONE akan menarik semua gugatan perdata dan pidana yang telah diajukan di Thailand, Jepang, dan Singapura. Seluruh perjanjian lisan maupun tertulis yang sebelumnya mengikat kedua belah pihak dinyatakan batal, sehingga pertarungan dapat dilangsungkan tanpa beban kontrak yang dipersengketakan.

Berikut poin‑poin utama penyelesaian yang diungkapkan oleh pihak ONE dan tim hukum Rodtang:

  • ONE menghentikan proses hukum dan mengembalikan status Rodtang sebagai petarung bebas‑agen untuk pertarungan 29 April.
  • Rodtang wajib menghentikan segala tindakan hukum lanjutan terkait sengketa kontrak 2022 dan meminta maaf atas pernyataan yang dianggap merusak citra promosi di media sosial.
  • ONE menuntut agar Rodtang tidak mengunggah konten yang dapat menodai reputasi promosi di masa mendatang.
  • Rodtang tetap menghormati Chatri Sityodtong, ketua ONE, dan menyatakan kesiapan untuk bernegosiasi kembali bila diperlukan.

Sebelumnya, Rodtang menolak menandatangani kontrak lengkap yang ditandatangani pada tahun 2022 karena dokumen tersebut hanya memuat tanda tangannya saja tanpa persetujuan resmi dari eksekutif ONE. Klaim tersebut memicu gugatan ONE terhadap Rodtung sebesar 542 juta baht, yang mencakup tuduhan pelanggaran kontrak dan pencemaran nama baik. Pada saat yang sama, tim hukum Rodtang menegaskan bahwa dokumen yang tidak lengkap dapat membuat perjanjian tersebut tidak mengikat secara hukum, sehingga menimbulkan keraguan atas perlindungan hukum bagi petarung bila terjadi cedera saat bertanding.

Meski perselisihan hukum berlangsung di tiga yurisdiksi, kedua belah pihak berhasil mencapai titik temu berkat mediasi intensif yang melibatkan perwakilan hukum di Bangkok, Singapura, dan Tokyo. Penyelesaian ini tidak hanya mengamankan pertarungan yang menjadi sorotan utama kalender kickboxing internasional, tetapi juga menghilangkan awan gelap yang dapat merusak citra ONE Championship sebagai promotor olahraga beladiri terkemuka.

Pertarungan yang dijadwalkan di ONE Samurai 1, acara pembuka seri baru ONE di Jepang, akan menjadi pertarungan lima ronde dengan gelar interim flyweight kickboxing world title di atasnya. ONE juga menekankan bahwa pertarungan ini menjadi penampilan perpisahan Takeru Segawa, menambah nilai emosional bagi penonton.

Rodtang, yang dikenal dengan julukan “The Iron Man” dalam dunia Muay Thai, menegaskan kesiapan fisik dan mentalnya untuk menaklukkan lawan asal Jepang tersebut. Ia menyatakan, “Saya tetap bangga menjadi bagian dari ONE, saya menghormati Chatri, dan saya siap memberikan kemenangan untuk Thailand.” Pernyataan ini menegaskan komitmen Rodtang untuk melanjutkan kariernya di panggung internasional meski ada opsi pindah ke promotor lain.

Penggemar di seluruh dunia kini menantikan konfrontasi antara gaya Muay Thai khas Thailand yang agresif dan teknik kickboxing modern milik Takeru. Pertarungan ini tidak hanya menjadi ujian teknis, tetapi juga simbol penyelesaian sengketa yang dapat menjadi preseden bagi hubungan antara petarung dan promotor di masa depan.

Kesimpulannya, penyelesaian damai antara Rodtang Jitmuangnon dan ONE Championship membuka jalan bagi salah satu pertarungan paling dinanti tahun ini. Kedua belah pihak mengakhiri konflik hukum yang berlarut‑larut, memastikan pertarungan tetap berlangsung dengan status bebas‑agen, dan menegaskan kembali pentingnya dialog serta kejelasan kontrak dalam industri olahraga bela diri profesional.