Barcelona Legends Dominasi 3-0 atas DRX Legends dalam Clash of Legends 2026 di GBK

Olahraga45 Dilihat

Portal Muria – 19 April 2026 | Jakarta, 19 April 2026 – Stadion Utama Gelora Bung Karno menjadi saksi pertarungan eksklusif antara dua skuad legendaris dalam rangka acara Clash of Legends 2026. Barcelona Legends tampil menguasai jalannya pertandingan sejak peluit awal, sementara DRX World Legends berusaha mengimbangi dengan susunan pemain yang sarat nama besar. Pada akhirnya, Barcelona Legends menutup laga dengan skor telak 3-0.

Babak pertama berlangsung dengan tempo yang relatif lambat, mengingat usia para pemain yang telah melampaui masa puncak kompetitif. Meski demikian, intensitas serangan tetap terlihat. DRX Legends membuka peluang pertama lewat Alessandro Del Piero pada menit ke-10, namun tembakan tajamnya berhasil ditangkapi kiper Barcelona, Jesus Angoy. Barcelona pun mengamankan gawangnya hingga menit ke-35, ketika Rivaldo berhasil menanduk bola hasil umpan silang Juan Pablo Sorin dari sisi kiri. Gol pertama ini memberikan keunggulan 1-0 bagi Barcelona dan mengubah dinamika pertandingan.

Setelah gol pertama, DRX berusaha bangkit. Franck Ribery dan David Silva mencoba memanfaatkan ruang di sisi sayap kiri, namun pertahanan Barcelona yang dipimpin oleh Marc Valiente dan Andreu Fontas tetap solid. Pada menit ke-38, Del Piero kembali menciptakan peluang lewat tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti, namun bola kembali ditangkapi Angoy. Laga berlanjut dengan serangkaian tekel dan duel fisik, namun tidak ada tambahan gol sebelum jeda istirahat.

Memasuki babak kedua, Barcelona meningkatkan tekanan. Javier Saviola hampir menggandakan keunggulan pada menit ke-45, namun tembakannya berhasil dibendung kiper DRX, Sebastien Frey. Setelah jeda, Barcelona kembali menambah angka pada menit ke-53 melalui Jonathan Soriano. Jonathan menerima umpan terobosan, berhasil mengelak dari offside, dan menaklukkan Frey dengan satu sentuhan halus sebelum menempatkan bola ke sudut gawang lawan. Skor menjadi 2-0.

DRX masih berusaha mencari celah, namun pertahanan Barcelona tetap tangguh. Pada menit ke-68, Cristian Tello menutup skor lewat tembakan keras setelah menerima umpan dari Javier Saviola. Tello memanfaatkan kesalahan pertahanan DRX yang gagal menutup ruang, sehingga bola meluncur mulus ke sudut gawang Frey. Gol ketiga ini menegaskan dominasi Barcelona Legends.

Secara taktis, Barcelona Legends mengandalkan serangan balik cepat dan permainan kombinasi pendek yang mengingatkan pada gaya tiki‑taka klasik. Rivaldo, Saviola, dan Tello menjadi ujung tombak serangan, sementara lini tengah yang diisi Marc Crosas, Philip Cocu, dan Javier Saviola mengatur tempo permainan. Di lini belakang, Martin Montoya, Marc Valiente, dan Andreu Fontas menahan serangan sayap DRX, dan Angoy menunjukkan refleks yang cukup baik meski sempat hampir melakukan blunder pada awal pertandingan.

Berikut susunan pemain yang memulai pertandingan:

  • Barcelona Legends XI: Jesus Angoy; Martin Montoya, Marc Valiente, Andreu Fontas, Juan Pablo Sorin; Fernando Navarro; Marc Crosas, Philip Cocu, Rivaldo, Javier Saviola.
  • DRX World Legends XI: Sebastien Frey; Michel Salgado, Fabio Cannavaro, John Arne Riise, Ismed Sofyan; Claude Makelele, David Silva, Keisuke Honda; Irfan Bachdim, Alessandro Del Piero, Franck Ribery.

Penampilan Barcelona Legends dalam Clash of Legends ini tidak hanya menjadi hiburan bagi penonton Indonesia, tetapi juga mempertegas reputasi klub sebagai simbol keunggulan teknik dan strategi dalam sepak bola. Kemenangan 3-0 menambah catatan prestasi tim legenda dan memberikan inspirasi bagi generasi muda yang menyaksikan aksi para ikon dunia di tanah air.

Dengan atmosfer meriah di GBK dan dukungan fanatik penonton, laga ini berhasil mengangkat semangat sepak bola di Indonesia sekaligus menegaskan bahwa legenda sepak bola masih mampu memberikan pertunjukan yang memukau meski berada di panggung eksibisi.