Popsivo Polwan Raih Kemenangan Dramatis di Final Four Proliga 2026, Electric PLN Terancam Posisi Kunci

Olahraga14 Dilihat

Portal Muria – 17 April 2026 | Solo, 10 April 2026 – Pada Jumat malam di GOR Sritex Arena Solo, Jakarta Popsivo Polwan menorehkan sejarah baru dengan mengamankan kemenangan perdana mereka di fase Final Four Proliga 2026. Dalam laga penentu yang menampilkan dua tim papan atas, Popsivo mengalahkan Jakarta Electric PLN Mobile dengan skor 3-1 (25-21, 25-22, 17-25, 25-19). Kemenangan ini tidak hanya menambah poin penting bagi Popsivo, tetapi juga membuka peluang mereka melaju ke grand final, sementara Electric PLN terdesak berada di ambang zona kritis klasemen sementara.

Hasil 3-1 tersebut mengangkat Popsivo ke peringkat tiga dengan tiga poin, menggantikan posisi Electric PLN yang kini hanya mengumpulkan dua poin. Sebelumnya, Electric PLN sempat menimbulkan kejutan dengan mengalahkan juara bertahan Pertamina Enduro pada pertandingan pembuka, namun dua kekalahan beruntun berikutnya membuat mereka kehilangan momentum. Popsivo, dipimpin oleh pelatih Darko Dobriskov, memanfaatkan kemenangan ini untuk menekan tim Gresik Phonska Plus yang berada di peringkat dua dengan enam poin, serta mengancam dominasi Pertamina Enduro yang memimpin klasemen dengan tujuh poin.

Sejak peluit pertama, Electric PLN yang diasuh Chamman Dokmai menampilkan agresi tinggi, menurunkan pemain-pemain bintang seperti Neriman Ozsoy, Kara Bajema, dan Agustin Wulandhari. Namun, Popsivo menanggapi dengan disiplin taktik yang terstruktur. Duo asing Malwina Smarzek dan Yonkaira Pena menjadi ujung tombak serangan, sementara kapten Amalia Fajrina mengatur ritme permainan dari posisi setter. Pada set pertama, kedua tim beradu sengit hingga terhenti di angka 15-15, namun dominasi Smarzek di depan net membantu Popsivo menutup set dengan 25-21.

Set kedua memperlihatkan konsistensi Popsivo. Serangan tajam Pena menimbulkan tekanan konstan, memungkinkan tim mengendalikan papan skor dan menutup set 25-22. Keadaan berubah pada set ketiga ketika Electric PLN, yang sebelumnya tertinggal dua set, bangkit dengan kombinasi serangan cepat dari Bajema dan Ersandrina Devega, mengamankan set dengan margin lebar 25-17. Meskipun momentum tampak berpihak pada Electric PLN, Popsivo berhasil mengembalikan kendali pada set keempat. Dari awal, mereka unggul secara berkelanjutan, dengan Smash keras Pena menjadi penentu akhir, menutup set 25-19 dan memastikan kemenangan 3-1.

Pertandingan ini sekaligus menjadi panggung gemilang bagi Malwina Smarzek, pemain asal Polandia yang direkrut Popsivo khusus untuk fase final four menggantikan Bethania de la Cruz. Smarzek mencatat rekor pribadi dengan 28 poin, menjadi pencetak angka tertinggi dalam laga tersebut. Yonkaira Pena berkontribusi 24 poin, sementara kapten Amalia Fajrina menambahkan 11 poin penting. Di pihak Electric PLN, Neriman Ozsoy mencetak 24 poin, namun kontribusi Kara Bajema menurun drastis menjadi 11 poin, jauh di bawah penampilan Dinda Syifa yang berhasil menambah 15 poin dari blok tengah. Statistik ini mencerminkan perubahan dinamika serangan antara kedua tim.

Dengan hasil ini, Popsivo Polwan kini berada di ambang gerbang grand final. Poin tambahan mengukuhkan posisi mereka di papan tiga, sekaligus menambah tekanan pada Phonska Plus yang bersaing ketat untuk tempat kedua. Sementara Electric PLN harus berjuang keras untuk menghindari terperosok ke zona juru kunci, mengingat selisih poin yang tipis. Kedua tim diprediksi akan berusaha memperbaiki taktik dan mengoptimalkan performa pemain asing menjelang babak penentuan akhir. Bagi para penggemar voli di Jawa Tengah, pertarungan ini menegaskan betapa kompetitifnya Proliga 2026, dengan setiap set menjadi penentu nasib klub dalam perburuan gelar juara nasional.