Bernardo Silva Umumkan Kepindahan dari Manchester City: Sepuluh Tahun Penuh Prestasi dan Emosi

Olahraga31 Dilihat

Portal Muria – 17 April 2026 | Gelandang asal Portugal, Bernardo Silva, resmi mengumumkan kepergiannya dari Manchester City pada akhir musim 2025/2026. Keputusan tersebut diumumkan lewat akun Instagram pribadinya serta konfirmasi resmi klub pada Kamis, 30 Juni 2026, menjelang berakhirnya kontrak pemain berusia 31 tahun itu pada tanggal yang sama.

Selama sembilan musim bersama City, Bernardo menjadi sosok krusial di lini tengah, menorehkan total 451 penampilan dalam berbagai kompetisi, mencetak 76 gol, dan memberikan 77 assist. Statistik tersebut mencerminkan peran serbaguna yang ia jalankan, baik sebagai pencipta peluang maupun penyelesai serangan. Dalam unggahan perpisahannya, ia menulis, “Apa yang telah kami menangkan dan raih bersama adalah warisan yang akan selalu terukir di hatiku. Gelar Centurion, quadruple domestik, Treble, Four In A Row, dan masih banyak lagi… Tidak seburuk itu.”

Bernardo menekankan bahwa Manchester bukan sekadar kota tempat berkarier, melainkan tempat ia membangun kehidupan berkeluarga. “Manchester bukanlah sebuah kota di mana saya berkarir, melainkan tempat di mana saya memulai kehidupan berkeluarga,” ujar sang pemain, menambahkan rasa terima kasihnya kepada suporter yang selalu memberi dukungan.

Dalam surat perpisahannya, ia juga menyampaikan penghargaan kepada manajer Pep Guardiola, staf, dan rekan satu tim yang telah bersinergi selama hampir satu dekade. “Suasana yang kami ciptakan setiap hari di tempat latihan membuat saya merasa seperti di rumah dan bagian dari keluarga besar,” katanya.

Berikut rangkuman pencapaian utama Bernardo Silva bersama Manchester City:

  • Satu gelar Liga Champions UEFA (2022/2023).
  • Enam gelar Liga Inggris (Premier League).
  • Dua trofi Piala FA.
  • Lima Piala Liga Inggris (EFL Cup).
  • Satu Piala Dunia Antarklub FIFA.
  • Berbagai rekor pribadi, termasuk 76 gol dan 77 assist dalam 451 penampilan.

Keputusan untuk meninggalkan City tidak menutup kemungkinan baginya untuk kembali ke tanah asal atau menjajaki tantangan baru di liga lain. Namun, ia menegaskan bahwa ia akan tetap menjadi suporter The Cityzens dan mengikuti perkembangan klub di masa depan. “Mari kita nikmati bersama beberapa minggu terakhir ini dan berjuang untuk apa yang masih akan kita raih di musim ini,” tambahnya.

Berita kepergian Bernardo muncul bersamaan dengan spekulasi mengenai potensi pengganti atau strategi transfer klub di jendela musim panas. Pep Guardiola, yang dikenal mengutamakan rotasi skuad, diperkirakan akan mencari opsi kreatif untuk mengisi peran kreatif di lini tengah, baik melalui promosi pemain muda maupun akuisisi pemain berpengalaman.

Para pengamat sepak bola menilai kepergian Bernardo sebagai kehilangan signifikan, mengingat kemampuan teknisnya, visi permainan, serta kontribusi defensif yang tak kalah penting. “Bernardo adalah pemain serba bisa yang bisa mengubah dinamika pertandingan dalam hitungan detik,” ujar seorang analis senior Liga Inggris. “Kehilangannya akan memberi ruang bagi generasi baru, namun kualitasnya sulit digantikan dalam waktu singkat.”

Sementara itu, suporter Manchester City menyambut pernyataan Bernardo dengan campuran rasa haru dan dukungan. Banyak yang menuliskan komentar di media sosial, mengingat kembali momen-momen penting seperti gol pembuka melawan West Ham United pada 14 Maret 2026, serta peran pentingnya dalam perjalanan meraih quadruple domestik pada musim 2023/2024.

Kepergian Bernardo Silva menandai akhir era bagi salah satu pemain terpenting dalam sejarah modern Manchester City. Dengan warisan yang telah tertorehkan, ia akan tetap dikenang sebagai figur yang tidak hanya memberi kontribusi di lapangan, tetapi juga memperkuat ikatan emosional antara klub, kota, dan komunitas pendukungnya.

Di masa depan, Bernardo mengungkapkan harapannya untuk tetap mengikuti perkembangan City, menyaksikan keberhasilan klub dari sudut pandang suporter, serta terus mendukung perkembangan sepak bola Portugal di kancah internasional.