Ajax Siapkan Perombakan Besar Musim Depan: Bintang Timnas Indonesia dan Mantan Bintang Manchester United Masuk Radar

Olahraga21 Dilihat

Portal Muria – 17 April 2026 | Amsterdam, 16 April 2026 – Klub raksasa Belanda AFC Ajax kembali menjadi sorotan utama setelah menandai niat kuat untuk melakukan perombakan skuad menjelang musim 2026/2027. Manajer kepala Erik ten Hag mengungkapkan bahwa klub akan menargetkan kombinasi pemain muda berbakat dengan pengalaman internasional, termasuk kedatangan bintang timnas Indonesia yang sedang naik daun serta mantan pemain Manchester United yang telah menorehkan prestasi di liga top Eropa.

Berita pertama yang menggemparkan dunia sepak bola datang dari pernyataan resmi Ajax di konferensi pers pada Senin (13/4/2026). Ten Hag menegaskan, “Kami ingin menambah kedalaman pada lini serang dan lini tengah. Kami telah mengidentifikasi beberapa pemain yang dapat meningkatkan dinamika tim, baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri.”

Di antara target utama klub adalah pemain sayap asal Indonesia, Muhammad Ferarri. Pemain yang kini berusia 22 tahun ini telah menorehkan performa impresif bersama Persija Jakarta dan mencuri perhatian dalam laga persahabatan internasional melawan tim-tim Asia Tenggara. Statistik resmi menunjukkan Ferarri mencatat 12 gol dan 9 assist dalam 26 penampilan musim 2025/2026, dengan rata‑rata dribel sukses 78 persen. Kecepatan sprint mencapai 33,5 km/jam membuatnya menjadi kandidat ideal untuk sistem serangan cepat Ajax.

Selain Ferarri, Ajax juga menaruh mata pada bek tengah berpengalaman, Christian Eriksen. Meskipun pernah berkarier di Manchester United, Eriksen kembali ke Belanda setelah kontraknya berakhir dengan klub Premier League pada Juni lalu. Pada masa di United, ia menjadi bagian dari skuad yang finis di posisi ke‑4 Liga Inggris dan mencatatkan 5 gol serta 12 assist dalam satu musim penuh. Pengalaman bermain di level tertinggi di Eropa diharapkan dapat menambah kepemimpinan di lini belakang serta membantu mengasah mental pemain muda Ajax.

Tak hanya itu, Ajax juga sedang menjajaki transfer pemain tengah kreatif asal Spanyol, Marco Roldán, yang saat ini memperkuat Sevilla. Roldán dikenal dengan visi permainan yang tajam dan kemampuan mengatur tempo pertandingan. Menurut data internal klub, Roldán berhasil menciptakan rata‑rata 2,3 peluang per pertandingan selama tiga musim terakhir di La Liga.

Dalam upaya memperkuat lini serang, Ajax menyiapkan skema taktis yang lebih fleksibel, memanfaatkan formasi 4‑3‑3 dengan peran “inside forward”. Ten Hag menambahkan, “Jika Ferarri dapat menyesuaikan diri dengan kecepatan dan intensitas Liga Belanda, ia akan menjadi aset berharga dalam transisi cepat kami.” Ia juga menekankan pentingnya adaptasi budaya dan bahasa, dengan klub menyediakan program bahasa Belanda intensif bagi pemain asing.

Berita perombakan ini tidak lepas dari spekulasi pasar transfer. Situs transfermarkt.com menilai nilai pasar Ferarri berada di kisaran €8,5 juta, sementara Eriksen diperkirakan bernilai €12 juta. Roldán berada di atas €25 juta. Ajax diperkirakan akan mengalokasikan total dana €45 juta untuk penyegaran skuad, dengan harapan mengurangi beban gaji pemain senior yang kini mendominasi anggaran klub.

Penggemar Ajax menyambut baik rencana tersebut. Di forum resmi klub, ribuan suporter menyatakan antusiasme mereka melalui komentar positif, menuliskan harapan agar klub kembali menancapkan diri di puncak Eredivisie dan kembali bersaing di Liga Champions. “Kami ingin melihat Ajax kembali menonjol di panggung Eropa, terutama dengan tambahan bakat muda yang dapat menjadi bintang masa depan,” tulis salah satu suporter anonim.

Sementara itu, manajemen Ajax mengonfirmasi bahwa proses negosiasi dengan klub asal pemain masih berlangsung, dan keputusan akhir diharapkan diumumkan pada akhir Juni 2026. Ten Hag menutup konferensi pers dengan menegaskan, “Kami akan bergerak cepat namun tetap hati‑hati. Prioritas utama kami adalah membangun tim yang kompetitif dan berkelanjutan.”

Dengan sinyal perombakan yang kuat ini, musim depan menjanjikan kompetisi sengit antara Ajax dan rival tradisional seperti PSV Eindhoven serta Feyenoord. Penambahan pemain internasional berpengalaman dan talenta muda berbakat diharapkan dapat mengembalikan kejayaan klub yang telah lama dinanti oleh para pendukung setianya.

Kesimpulannya, Ajax berada pada titik kritis dalam persiapan musim 2026/2027. Kombinasi antara pemain muda berbakat, seperti Muhammad Ferarri, dan veteran berpengalaman, seperti Christian Eriksen, menjadi strategi utama dalam upaya mengembalikan dominasi klub di Eredivisie dan kompetisi Eropa. Penggemar dan analis sepak bola menantikan perkembangan selanjutnya, berharap perombakan ini akan membuahkan hasil positif bagi Ajax.