Gudang PT Pijar Sukma Furniture Jepara Terbakar Hebat, Asap Hitam Membubung Tinggi

Berita, Jepara1138 Dilihat

JEPARAPortalMuria.com – Kebakaran hebat melanda gudang produksi PT Pijar Sukma Furniture yang berada di kawasan Prapatan Tuyem, RT 41/RW 7, Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Selasa (6/1/2026) sore. Gudang dengan tembok pembatas setinggi sekitar tiga meter itu membuat proses pemadaman berlangsung dramatis dan penuh tantangan.

Kobaran api disertai asap hitam pekat membumbung tinggi ke langit, menciptakan suasana mencekam dan menyedot perhatian ratusan warga. Kepulan asap bahkan terlihat dari jarak lebih dari satu kilometer, memicu kepanikan sekaligus rasa penasaran masyarakat sekitar.

Pantauan awak media di lokasi, kebakaran diperkirakan mulai terlihat sekitar pukul 16.30 WIB. Namun pada pukul 17.53 WIB, api sudah membesar dan melahap hampir seluruh bangunan gudang yang berada di perempatan Kecapi arah timur menuju Lebak.

Gudang tersebut diduga menyimpan material produksi yang mudah terbakar, sehingga api dengan cepat menjalar dan sulit dikendalikan. Kondisi bangunan yang tertutup rapat serta material seng dan baja ringan turut mempercepat rambatan panas.
Seorang warga setempat mengungkapkan, tanda awal kebakaran muncul saat karyawan pabrik sudah pulang.

“Awalnya kelihatan asap dulu. Karyawannya sudah pulang semua karena memang jam bubaran. Tidak lama apinya langsung besar,” ujarnya.

Beberapa kali suara letupan terdengar dari dalam gudang, memperkuat dugaan adanya bahan tertentu yang memicu cepatnya api menjalar. Sebagian atap bangunan dilaporkan runtuh, membuat warga hanya bisa menyaksikan kobaran api dari jarak aman.

Ratusan warga spontan berkerumun, baik di area lapangan belakang gudang maupun di tepi Jalan Raya Kecapi. Petugas terus mengingatkan agar masyarakat tidak mendekat demi keselamatan.

Kanit Turjawali Polres Jepara, Ipda Eko Sutrisno, yang berada langsung di lokasi kejadian, mengimbau masyarakat agar menghindari area kebakaran.

“Kami mengimbau masyarakat Jepara, khususnya pengguna jalan yang hendak menuju Lebak maupun dari Kecapi, agar menghindari jalur ini sementara waktu demi keselamatan,” tegasnya.

Aparat kepolisian tampak siaga melakukan pengamanan, pengaturan lalu lintas, sekaligus membuka akses bagi mobil pemadam kebakaran yang keluar masuk area pabrik.

Petugas Pemadam Kebakaran berjibaku memadamkan api, dibantu warga sekitar. Selang air digelar dari berbagai sisi untuk mengisolasi titik api agar tidak merembet ke bangunan lain. Namun, tembok tinggi pembatas gudang membuat akses dari luar area sangat terbatas.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala. Belum ada laporan resmi terkait korban jiwa maupun total kerugian materiil. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa kebakaran bukan sekadar musibah materi, melainkan ancaman serius bagi keselamatan manusia, lingkungan sekitar, serta keberlangsungan aktivitas ekonomi warga.

“Kami terus berada di lokasi untuk pengamanan dan pengaturan lalu lintas. Terima kasih kepada masyarakat yang tetap tertib dan membantu sesuai kemampuan,” pungkas Ipda Eko Sutrisno.

(Red.)