Gudang PT Dua Kelinci Kebakaran, 25 Armada Damkar Dikerahkan: Api Melalap Dua Gedung Bertingkat

Berita, Pati1337 Dilihat

PATIPortalMuria.com — Kebakaran besar kembali menghantam kawasan industri PT Dua Kelinci pada Senin (1/12/2025) malam. Api membubung tinggi dari area gudang di sisi belakang pabrik yang berada tepat di jalur Pantura Pati, memunculkan kobaran merah yang terlihat jelas bahkan dari permukiman warga Dukuh Lumpur, Desa Bumirejo, Margorejo.

Insiden ini mengingatkan kembali pada peristiwa serupa yang pernah terjadi pada akhir November 2021. Namun kali ini, kobaran api jauh lebih besar dan menyebar cepat lantaran material gudang berisi barang jadi yang didominasi plastik, dan juga bahan yang mudah terbakar dan memicu panas ekstrem.

Pantauan di lapangan hingga pukul 22.00 WIB menunjukkan api masih menyala liar. Percikan api sesekali memancar dari bangunan bertingkat, sementara asap pekat membumbung ke udara. Sejumlah pekerja tampak dievakuasi keluar area pabrik, sementara warga berkerumun di depan gerbang utama untuk menyaksikan kejadian tersebut. Petugas keamanan langsung memperketat penjagaan dan melarang warga masuk ke zona pabrik.

Aparat kepolisian dikerahkan untuk mengatur lalu lintas di jalur pantura yang sempat tersendat akibat keluar–masuknya armada damkar. Water cannon kepolisian juga diturunkan untuk membantu suplai air.

Kasi Damkar Satpol PP Pati, Wahyu Widiatmoko, mengungkapkan bahwa laporan pertama masuk pada pukul 19.50 WIB. Tanpa menunggu lama, armada dari tiga pos pemadam Pati, Kayen, dan Juwana, langsung diberangkatkan.

Namun besarnya skala kebakaran memaksa mobilisasi bantuan dari berbagai pihak.

“Kami mendapatkan dukungan dari PG Trangkil, BPD, PMI, relawan Kembang Joyo, hingga bantuan lintas kabupaten dari BPBD dan Damkar Kudus. Termasuk armada dari PT Djarum, PT Nojorono, dan PT Pura,” ujar Wahyu.

Total lebih dari 25 unit pemadam dan suplai air dikerahkan. Namun medan di lokasi bukan tanpa hambatan.

“Gudang yang terbakar ada dua gedung berisi material plastik. Bangunannya tertutup dan bertingkat tiga, sehingga kami harus bekerja dari sisi atas dan belakang,” lanjutnya.

Hingga berita ini diturunkan, satu gedung telah berhasil dipadamkan sekitar 50 persen. Sementara itu, api di gedung lainnya masih sulit dijinakkan akibat tingginya suhu dan bahan mudah terbakar di dalam bangunan.

Petugas memastikan bahwa seluruh karyawan telah dievakuasi dengan aman. Sampai saat ini tidak ada laporan korban jiwa.

Hingga kini, pihak damkar belum bisa memastikan penyebab kebakaran. Investigasi lebih lanjut akan dilakukan begitu proses pemadaman selesai dan kondisi area dinyatakan aman.

Kebakaran malam ini menjadi salah satu kebakaran industri terbesar yang terjadi di Pati sepanjang 2025. Upaya pemadaman diperkirakan berlangsung hingga larut malam bahkan berpotensi berlanjut hingga dini hari.

(Red.)