Pemuda Panik Lari ke Kantor Polisi, Polresta Pati Gagalkan Potensi Tawuran Dini Hari

Muria, Pati746 Dilihat

PATI, PortalMuria.com – Suasana Pati Kota mendadak tegang pada Selasa (25/11/2025) sekitar pukul 03.00 WIB. Sejumlah pemuda berlari panik ke kantor SPKT Polresta Pati untuk meminta perlindungan. Mereka mengaku dikejar kelompok lain yang datang membawa senjata tajam dan diduga hendak menyerang tempat tongkrongan mereka.

Petugas Pamapta 1 SPKT langsung bergerak cepat merespons laporan tersebut. “Kami merespon cepat setiap aduan masyarakat, terlebih yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan,” ujar Ka SPKT Polresta Pati, Ipda Sismiyarto, mewakili Kapolresta Pati.

Para pemuda yang ketakutan itu mengaku bahwa kelompok lawan sempat mendatangi lokasi tempat mereka berkumpul. Tanpa menunda waktu, petugas segera melakukan pemeriksaan awal serta menghimpun keterangan lengkap dari para pelapor.

Setelah memastikan informasi, Pamapta 1 segera menghubungi piket fungsi Sat Samapta dan Polsek Pati Kota. “Koordinasi dengan piket fungsi dan Polsek Pati Kota merupakan langkah penting untuk memastikan penanganan yang cepat dan terukur,” lanjut Sismiyarto.

Untuk mengantisipasi eskalasi, Polresta Pati mengerahkan kekuatan besar: KBM dinas Pamapta, satu unit truk Dalmas, serta Back Bone Polsek Pati Kota. Personel gabungan terdiri dari anggota Pamapta, dua personel SPKT, satu peleton Dalmas, dan satu regu piket Polsek.

Kekuatan itu bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengamanan menyeluruh dan mencegah bentrokan antar pemuda. Namun sesampainya di tempat kejadian, situasi terlihat sudah kondusif. Kelompok yang diduga hendak terlibat perkelahian sudah tidak berada di TKP dan warga sekitar telah membubarkan diri.

“Saat tiba di lokasi, situasinya sudah kondusif, namun kami tetap memberikan imbauan agar warga tidak mudah terprovokasi,” tutur Ipda Sismiyarto.

Selama pemeriksaan, petugas tidak menemukan adanya senjata tajam atau barang lain yang bisa digunakan sebagai alat kekerasan. Meski begitu, langkah preventif tetap ditempuh.

“Tidak ditemukan sajam di lokasi, namun kewaspadaan tetap kami tingkatkan melalui penyisiran lanjutan,” tegasnya.

Patroli kemudian diperluas ke sejumlah titik sekitar lokasi kejadian untuk memastikan tidak ada kelompok yang kembali berkumpul. Operasi pengamanan dilanjutkan hingga wilayah benar-benar dipastikan aman.

“Semua tindakan dilakukan sesuai prosedur demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” imbuhnya.

Ipda Sismiyarto menegaskan bahwa SPKT Polresta Pati siap memberi perlindungan dan merespons keluhan masyarakat kapan pun dibutuhkan.

“SPKT Polresta Pati selalu siap menerima aduan dan menindaklanjutinya dengan cepat serta profesional,” tutupnya.

Dengan respons cepat dan koordinasi yang solid, potensi tawuran yang dapat mengganggu keamanan kota berhasil diredam sebelum terjadi bentrokan. Patroli intensif menjadi bukti komitmen kepolisian menjaga Pati tetap aman, bahkan di tengah malam saat sebagian besar warga terlelap.

(Red.)