Bupati Kudus Dorong Gerakan Terpadu Tekan Stunting di Rakor Posyandu & Rakerda PKK Jateng 2025

JAWA TENGAH257 Dilihat

SEMARANG, PortalMuria.com — Upaya percepatan penurunan stunting kembali mendapat dorongan kuat dari daerah. Dalam Rapat Koordinasi Tim Pembina Posyandu Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah dan Rakerda PKK 2025 yang digelar di Gradhika Bakti Praja, Semarang, Selasa (18/11/2025), Bupati Kudus Sam’ani Intakoris hadir dengan pesan tegas: “Kolaborasi adalah kunci.”

Didampingi Ketua TP PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Kudus, Endhah Sam’ani Intakoris, Bupati menilai forum ini sebagai ruang strategis untuk menyelaraskan langkah antardaerah dalam memperkuat layanan kesehatan masyarakat.

“Agenda ini bukan sekadar koordinasi, tetapi memastikan bahwa upaya kita betul-betul menyentuh kebutuhan warga, terutama dalam percepatan penurunan stunting,” ujar Bupati.

Bupati Sam’ani menegaskan bahwa Pemkab Kudus akan terus menggerakkan program unggulan yang menyasar langsung akar persoalan kesehatan keluarga. Mulai dari pemantauan tumbuh kembang anak, pendampingan intensif bagi ibu hamil, hingga edukasi gizi bagi remaja putri.

Selain itu, optimalisasi peran Posyandu yang menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat dinilai menjadi fondasi penting. “Posyandu harus aktif, adaptif, dan mampu menjadi pusat rujukan awal bagi keluarga,” tegasnya.

Ia menambahkan, seluruh stakeholder mulai dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, PKK, hingga masyarakat harus bergerak bersama. Tanpa sinergi, percepatan penanganan stunting tidak akan optimal.

“Kita ingin memastikan generasi Kudus lahir sehat, tumbuh berkualitas, dan mampu bersaing. Untuk itu program kesehatan tidak boleh berhenti di atas kertas—harus sampai ke rumah warga,” tandasnya.

Rakor dan Rakerda tingkat Jawa Tengah ini menjadi momentum memperkuat komitmen antarwilayah dalam membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan tangguh. Kabupaten Kudus pun menegaskan diri siap berada di barisan terdepan dalam upaya tersebut.

(Red.)