KPK Buka Gudang Rampasan: Masyarakat Diajak Lihat Langsung Barang Koruptor Sebelum Dilelang

Nasional506 Dilihat

Jakarta, PortalMuria.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberi kesempatan langka kepada masyarakat untuk mengintip langsung harta hasil rampasan negara dari tangan para koruptor. Agenda ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari aanwijzing ,tahapan penting sebelum lelang eksekusi berlangsung.

Kegiatan pengecekan objek lelang dijadwalkan Kamis, 11 September 2025, pukul 10.00–15.00 WIB di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) KPK, Jalan Dewi Sartika No. 68, Cawang, Jakarta Timur.

“Ini momentum bagi publik untuk melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana wujud nyata barang rampasan yang selama ini hanya terdengar dalam pemberitaan,” tegas KPK dalam keterangannya.

Apa Saja yang Bisa Ditengok?

Barang yang akan dipajang bukan main-main. Dari properti mewah hingga barang-barang yang lebih terjangkau, semuanya hasil sitaan dari kasus korupsi yang telah berkekuatan hukum tetap. Di antaranya:

  • Tanah dan bangunan di Jakarta, Bogor, Bandung, Cirebon, hingga Bali.
  • Unit apartemen dan rumah susun di kawasan Jabodetabek.
  • Kendaraan bermotor, perhiasan emas, hingga perangkat elektronik.

Nilai limitnya bervariasi, mulai dari jutaan rupiah hingga puluhan miliar rupiah.

Lelang Online 17 September

Setelah aanwijzing, lelang eksekusi dijadwalkan pada 17 September 2025. Prosesnya digelar secara daring melalui situs resmi www.lelang.go.id. Calon peserta wajib:

  • Menyetorkan uang jaminan paling lambat H-1 sebelum lelang,
  • Memiliki akun terverifikasi dalam sistem lelang.

Untuk memudahkan masyarakat, KPK menunjuk tiga jaksa penghubung yang bisa dihubungi langsung:

  • Leo Manalu (0811603665)
  • Aryaguna (081350115709 / 087883360290)
  • Anggiat Sautma (082217100992)

Uang Rakyat Harus Kembali

KPK menegaskan, setiap rupiah hasil penjualan akan langsung masuk ke kas negara. Langkah ini disebut sebagai bagian dari pemulihan kerugian akibat tindak pidana korupsi—sebuah penyakit kronis yang selama ini menggerogoti uang rakyat.

Meski demikian, publik berharap lelang ini tidak hanya menjadi acara jual-beli, tetapi juga pengingat keras bahwa setiap kemewahan yang diperoleh dengan cara korupsi akhirnya akan berakhir di tangan negara.

Sumber: www.kpk.go.id

(Red.)