Tiga Motor Pegawai Cleaning Service DPRD Jepara Dibakar Massa, Korban Pasrah Belum Ada Kepastian Ganti Rugi

Jepara642 Dilihat

Jepara , PortalMuria.com – Tiga sepeda motor milik pegawai honorer bagian cleaning service Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara ludes dilahap api saat kerusuhan pecah di sekitar gedung dewan, Minggu (31/8/2025) dini hari.

Bukan aset pemerintah, bukan pula kendaraan pejabat,melainkan milik pegawai harian lepas yang selama ini hanya mengandalkan gaji pas-pasan untuk menghidupi keluarga. Motor yang seharusnya menjadi tulang punggung aktivitas sehari-hari, kini hanya menyisakan abu.

Ketiga korban adalah Mahmudi (30), Arizal (43), dan Ali Mursid (46). Mereka hanyalah pekerja cleaning service yang tanpa salah, namun menjadi korban dari amukan massa.

Menurut Arizal, kerusuhan terjadi mendadak ketika ia dan dua rekannya baru saja kembali ke kantor usai membeli makanan. “Sampai sini (gedung DPRD) jam 00.30 WIB, parkir di belakang dekat gudang. Tiba-tiba ramai, tanpa orasi langsung menjebol,” ungkapnya, Rabu (3/9/2025).

Tak kuasa menahan serbuan massa, mereka lari menyelamatkan diri. Namun, tiga motor yang diparkir justru menjadi sasaran kemarahan. Dua unit dibakar di area pertigaan dekat pos polisi, sementara satu unit lainnya, motor Mio, hangus di halaman kantor DPRD.

Yang lebih menyakitkan, hingga kini tak ada kepastian soal penggantian. Arizal yang sudah 15 tahun bekerja di DPRD Jepara hanya bisa pasrah. “Sampai sekarang belum ada obrolan akan diganti atau dibantu, tapi gimana lagi,” katanya dengan wajah lelah.

(Red.)