Sragen, PortalMuria.com — Pemerintah Kecamatan Plupuh meluncurkan STP2K (Satuan Tugas Pelaksana Pembinaan Kesiswaan), inovasi untuk mencegah kenakalan pelajar dan memperkuat kedisiplinan di sekolah.
Program ini melibatkan unsur kecamatan, Polsek, Koramil, serta guru-guru dari berbagai sekolah. Tim satgas turun langsung ke lapangan, menyasar lokasi rawan pelanggaran, seperti tempat bolos dan nongkrong saat jam sekolah.
Camat Plupuh, Edy Purwanto, S.STP., M.Si, menjelaskan bahwa STP2K bukan sekadar patroli, tapi juga upaya edukatif dan humanis. “Kami ingin siswa merasa aman, nyaman, dan bisa belajar dengan disiplin. Ini kerja bersama semua pihak,” ujarnya.
Satgas menggunakan kendaraan operasional Polsek dan Koramil agar lebih fleksibel menjangkau lokasi. Dengan sistem pelaporan rutin, program ini terbukti menurunkan angka bolos dan meningkatkan peran orang tua dalam memantau anak-anaknya.
STP2K diharapkan menjadi contoh pembinaan pelajar yang efektif dan bisa diadopsi di kecamatan lain. (kh)












