Kursi Disdikbud Pati “Panas”: Sriyatun Hanya Sebentar, Andrik Sulaksono Comeback Lagi

Drama kursi panas di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati kembali mengundang tanda tanya publik. Baru beberapa hari lalu Bupati Pati, Sudewo resmi menunjuk Sriyatun sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kadisdikbud menggantikan Andrik Sulaksono, kini jabatan itu kembali berpindah tangan. Mengejutkan, Andrik lagi-lagi balik duduk di kursi yang sama.

Label Provokator, BK DPRD Rembang Diuji: Bela Rakyat atau Bela Rekan?

Bagi Vicky, tudingan itu bukan sekadar guyonan. Ia menegaskan, sebagai wartawan ia hanya menjalankan tugas jurnalistik. Alih-alih klarifikasi, justru tidak ada iktikad baik dari sang legislator selama berhari-hari.

“Hingga kini tidak ada iktikad baik sama sekali dan ini jalur yang harus saya tempuh untuk mencari keadilan,” tegas Vicky, warga Batursari, Batangan, Pati.

Santri Jepara Unjuk Gigi: Pekan Madaris NU Jadi Ajang Perang Gagasan dan Karakter

Lebih dari sekadar perlombaan, Pekan Madaris NU Kabupaten Jepara 2025 menjelma menjadi panggung besar pembentukan karakter generasi santri. Digelar di Madin NU Roudlotuth Tholibin, Desa Bandungrejo, Kecamatan Kalinyamatan, acara ini menyedot perhatian dengan kehadiran 536 santri dari seluruh Majelis Wakil Cabang (MWC) NU se-Kabupaten Jepara.Minggu (7/9/2025)

Demo Berujung Penjarahan, 12 Tersangka Ditangkap: Mahasiswa Unnes Ikut Gondol TV DPRD Jepara

Aksi unjuk rasa di Kota Ukir yang semula diklaim sebagai penyampaian aspirasi, berubah jadi panggung kerusuhan dan penjarahan. Satreskrim Polres Jepara menetapkan 12 orang tersangka terkait kericuhan yang terjadi pada Sabtu–Minggu (30–31/8/2025). Mengejutkannya, salah satu pelaku adalah mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.