Portal Muria – 18 April 2026 | Derby County kembali menunjukkan performa solid di kandang pada Sabtu sore, 18 April 2026, dengan mengamankan tiga poin melawan Oxford United di Pride Park Stadium. Gol tunggal yang mengunci kemenangan datang pada menit ke-22 melalui aksi memukau Jaydon Banel, pemain muda asal Belanda yang menembus pertahanan lawan dengan kecepatan dan ketepatan. Kemenangan ini menempatkan Derby kembali dalam persaingan ketat untuk zona play‑off Championship, sementara Oxford United semakin terpuruk di zona relegasi.
Tim asuhan John Eustace memasuki pertandingan dengan tekanan tinggi setelah kekalahan tipis dari Southampton pada pekan sebelumnya. Kekalahan tersebut menurunkan Derby ke posisi outsider dalam perebutan enam besar, namun pelatih tidak menyerah. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan setiap peluang di sisa empat pertandingan terakhir musim ini. Di sisi lain, Oxford United, yang kini berada di posisi ketiga dari bawah, berusaha mengumpulkan poin demi menghindari turun ke League One. Manajer baru Matt Bloomfield berhasil meningkatkan moral tim, namun masih harus menghadapi tekanan besar untuk mengamankan hasil positif.
Sejak awal pertandingan, Derby County menguasai tempo permainan. Pada menit kelima, Banel hampir membuka skor setelah menerima umpan lepas di dalam kotak penalti, namun tendangan pertamanya diblokir oleh bek Oxford. Kesempatan pertama ini menjadi indikasi dominasi Derby yang terus berlanjut. Pada menit ke-10, Jamie Donley menciptakan ancaman pertama bagi Oxford dengan mengirimkan umpan silang dari sisi kiri, namun Matt Clarke berhasil menepisnya dengan tepat.
Puncak laga terjadi pada menit ke-22. Setelah sebuah lemparan jauh Oxford masuk ke dalam kotak penalti Derby, bola berhasil dibersihkan dan jatuh kepada Banel yang berada di tepi kotak penalti. Dengan bantuan umpan terarah dari Sam Szmodics, Banel berlari menembus ruang, menembus dua bek Oxford, dan mengeksekusi tembakan kaki kanan rendah ke sudut bawah gawang. Gol tersebut tidak hanya memberi Derby keunggulan, tetapi juga menandai gol pertama Banel di level Championship, menegaskan potensi besar pemain muda ini.
Oxford United berusaha bangkit, namun serangan mereka terhambat oleh pertahanan Derby yang disiplin. Pada menit ke-28, Derry Murkin hampir menambah gol Derby setelah menerima umpan balik dari Banel, namun tembakannya diblokir. Upaya Oxford untuk menyeimbangkan skor dipimpin oleh Myles Peart‑Harris, yang hampir mencetak pada menit ke-44 setelah menerima umpan silang, namun ditangkap dengan baik oleh penjaga gawang Jacob Widell Zetterstrom yang kembali tampil setelah tiga bulan absen karena penyakit misterius.
Menjelang akhir babak pertama, Sam Szmodics menjadi pahlawan ganda dengan melakukan tekel krusial pada Peart‑Harris, menggagalkan peluang penyamaan. Pada menit ke-55, Konak dari Oxford memiliki peluang emas setelah kesalahan defensif Matt Clarke, namun ia gagal memanfaatkan ruang terbuka dan melepaskan tembakan yang meleset tinggi. Kesalahan ini menjadi contoh mengapa Oxford masih belum mampu memanfaatkan peluang yang ada.
Statistik pertandingan menegaskan dominasi Derby County meski skor masih tipis.
| Statistik | Derby County | Oxford United |
|---|---|---|
| Penguasaan Bola | 58% | 42% |
| Shots on Target | 4 | 2 |
| Shots Total | 11 | 7 |
| Fouls | 12 | 15 |
Dengan tiga poin tambahan, Derby County kini berada dua poin di belakang Hull City untuk posisi play‑off, sementara selisih dengan tim di posisi keenam masih tipis. Namun, tim harus tetap waspada mengingat cedera pemain kunci seperti Bobby Clark (hamstring), Patrick Agyemang (ruptur Achilles), dan Rhian Brewster (operasi lutut) yang masih menjadi beban. Di sisi lain, Oxford United harus meraih minimal tiga poin dalam tiga laga terakhir untuk tetap berjuang menghindari degradasi, meskipun peluang mereka semakin menipis.
Kesimpulannya, kemenangan 1-0 atas Oxford United tidak hanya menambah poin penting bagi Derby County, tetapi juga meningkatkan moral tim dalam perlombaan play‑off. Penampilan impresif Jaydon Banel menjadi sorotan utama, sementara pertahanan yang solid dan aksi penyelamatan Zetterstrom menjadi faktor penentu. Bagi Oxford United, hasil ini menambah tekanan dalam perjuangan melawan relegasi, menuntut perbaikan taktis dan mental di sisa musim.








