Ratusan Warga Pati Bergerak ke KPK: Usut Dugaan Kasus Bupati Sudewo

Pati881 Dilihat

Pati , PortalMuria.com – Suasana Alun-alun Simpang Lima Pati, Minggu (31/8/2025) siang, mendadak riuh. Ratusan warga mulai memadati area itu. Mereka bukan hendak berpesta rakyat, melainkan bersiap melakukan perjalanan panjang ke Jakarta. Tujuannya jelas: gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

Di bawah komando Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), warga menuntut agar KPK serius mengusut dugaan kasus korupsi yang menyeret nama Bupati Pati, Sudewo. Ketua AMPB, Teguh Istianto, memastikan pergerakan kali ini bukan sekadar simbolik. “Ada sepuluh bus yang sudah kami siapkan. Keberangkatan nanti setelah Ashar, sekitar pukul 15.30 WIB,” ujarnya di lokasi.

Ia menegaskan, aksi ini murni untuk menyuarakan aspirasi, sekaligus memberi dukungan moral kepada KPK. “Kami jamin tidak ada tindakan anarkis. Ini aksi damai. Karena kami cinta Pati, dan ingin daerah ini lebih baik, bersih dari korupsi,” tandasnya.

Sejumlah warga yang ikut aksi pun melontarkan nada serupa. SN (42), warga Kecamatan Trangkil, mengaku rela meninggalkan usaha warungnya demi bergabung. “Saya ikut berangkat karena sudah gerah. Kami ingin bupati diperiksa. Jangan sampai korupsi dibiarkan merajalela di Pati,” ucapnya.

Sementara itu, FA (27), pemuda dari Pati, menegaskan aksi ini bukan sekadar demo. “Ini pesan dari rakyat kecil. Kalau KPK diam, berarti mereka juga ikut menutup mata. Kami akan kawal sampai tuntas,” katanya penuh emosi.

Langkah ini seakan menjadi babak baru dalam dinamika politik Pati. Ketika sebagian kepala daerah terjerat kasus hukum, masyarakatnya justru memilih jalan panjang ke ibu kota untuk mengawal. Sebuah pesan keras: rakyat tidak tinggal diam.

Kini, bola panas berada di tangan KPK. Masyarakat menunggu, apakah lembaga antirasuah benar-benar berani membongkar kasus yang menjerat orang nomor satu di Pati, atau justru kembali terjebak dalam pusaran kompromi politik.(Red.)