PSIR Rembang Tancap Gas Kontrak 25 Pemain & Pelatih Baru Jelang Liga 4 Jateng

REMBANG, PortalMuria.com – Manajemen PSIR Rembang bergerak cepat dan tidak main-main dalam menatap bergulirnya kompetisi Liga 4 Jawa Tengah musim 2026/2027 mendatang.

Tim berjuluk Laskar Dampo Awang tersebut secara resmi telah memagari 25 pemain pilihan yang dinilai siap tempur membela panji kebanggaan masyarakat Kabupaten Rembang.

Langkah cepat ini diambil manajemen guna memastikan kesiapan fisik, mental, maupun taktik para penggawa jelang sengitnya persaingan kasta regional Jawa Tengah.

Ketua Umum PSIR Rembang, H. Moh. Nur Hasan, menegaskan bahwa seluruh nama yang masuk dalam daftar skuad utama telah melalui proses penyaringan dan seleksi berjalan yang sangat ketat.

Dari proses panjang tersebut, nama-nama terbaik akhirnya mengerucut dan resmi mengikat komitmen penuh bersama klub kebanggaan warga Rembang.

“Alhamdulillah, hasil seleksi berjalan kemarin sudah mengerucut ke 25 pemain. Mereka semua sudah resmi menandatangani kontrak pada hari Minggu kemarin,” kata Nur Hasan saat memberikan keterangan resmi, Senin (19/10/2026) malam.

Tak mau buang-buang waktu, sehari pasca penandatanganan kontrak kerja sama, jajaran pemain langsung digembleng lewat program porsi latihan fisik dan taktik yang terukur.

Nur Hasan mengungkapkan bahwa sejak Senin pagi dan sore, seluruh pemain yang lolos seleksi sudah disibukkan dengan materi latihan intensif dari jajaran tim kepelatihan.

“Mulai hari Senin ini, anak-anak sudah langsung mengikuti porsi latihan sehari dua kali, pagi dan sore. Mengenai keberlanjutan dan skema intensitasnya, tentu kami serahkan sepenuhnya pada program tim pelatih,” ungkapnya.

Menatap kedalaman skuad musim ini, manajemen PSIR menyinergikan kekuatan talenta lokal asli daerah dengan kombinasi pemain luar daerah yang sarat pengalaman.

Beberapa nama familiar yang kembali dipanggil memperkuat Laskar Dampo Awang di antaranya Irfan, Arsad, Dwi Budi Prasetya, hingga Taufik yang musim lalu sempat menimba ilmu di Persiku Kudus.

Sementara untuk luar daerah, masyarakat Rembang kembali disambut wajah lama seperti Muhammad Ubaid, disamping pemain senior asli Rembang yakni Muslimin yang dinilai memiliki karakter kepemimpinan kuat di lapangan.

Tak hanya merombak deretan pemain, perubahan besar juga terjadi di sektor juru racik tim dengan resminya penunjukan Khoirul Anam sebagai nakhoda baru PSIR Rembang.

Eks pelatih Persatu Tuban dan Sang Maestro tersebut digadang-gadang mampu membawa angin segar sekaligus mendongkrak performa Laskar Dampo Awang di kasta Liga 4 Jateng.

Meski demikian, manajemen PSIR Rembang mengaku masih bersabar menanti rilis jadwal pasti kick-off kompetisi Liga 4 dari PSSI maupun Asprov Jateng yang biasanya bergulir secara berurutan usai Liga 3 berjalan.

Di sisi lain, ambisi besar PSIR Rembang untuk mengamankan tiket promosi ke kasta Liga 3 musim depan dipastikan bakal mendapat ujian teramat berat.

Dampak dari kerusuhan musim lalu memaksa Laskar Dampo Awang menjatuhkan sanksi keras dari PSSI berupa hukuman menggelar 6 pertandingan kandang tanpa kehadiran penonton di stadion.

Meski upaya banding telah dilayangkan, manajemen tetap memohon doa dan dukungan penuh seluruh pencinta bola Rembang seraya mematangkan persiapan lewat agenda uji coba melawan tim-tim lokal dalam waktu dekat.

 

(Red)