800 Siswa SMA PGRI 1 Pati Tanam Mangrove di Teluwuk, Belajar Langsung dari Alam

Berita, JAWA TENGAH, Pati109 Dilihat

Pati, PortalMuria.com — Kawasan mangrove Teluwuk, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, menjadi ruang belajar terbuka bagi ratusan pelajar SMA PGRI 1 Pati. Sebanyak 800 siswa kelas X dan XI mengikuti kegiatan outing class dengan mengunjungi kawasan mangrove sekaligus melakukan penanaman bibit mangrove.

Kegiatan tersebut memberikan pengalaman berbeda bagi para siswa. Tidak hanya belajar di luar lingkungan sekolah, mereka juga diajak mengenal ekosistem pesisir sekaligus ikut menjaga lingkungan melalui penanaman mangrove.

Salah satu siswi SMA PGRI 1 Pati, Distian Ayu Dini Prameswari, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Baginya, kegiatan menanam mangrove menjadi pengalaman baru karena baru pertama kali dilakukan secara langsung.

“Kesan-kesannya di mangrove ini seru banget. Kami super excited untuk menanam mangrove. Mungkin ini bisa dibilang kali pertama kami menanam mangrove,” ujar Distian.

Dalam kegiatan tersebut, Distian mengaku menanam dua bibit mangrove. Ia berharap kawasan mangrove Teluwuk dapat terus dikembangkan dan dikelola dengan lebih baik sehingga semakin dikenal masyarakat.

“Harapannya semoga Pantai Mangrove segera dikelola dengan baik, lebih baik lagi, dan semakin banyak pengunjung,” katanya.

Kegiatan outing class tersebut juga menjadi kesempatan bagi para siswa untuk mengenal potensi wisata yang ada di Kabupaten Pati. Pengalaman belajar secara langsung di kawasan pesisir dinilai memberikan pemahaman yang berbeda dibandingkan pembelajaran yang hanya dilakukan di dalam kelas.

Selain mendapatkan pengalaman menanam mangrove, para siswa juga dapat melihat secara langsung kondisi lingkungan pesisir serta potensi kawasan mangrove sebagai destinasi wisata edukasi.

Penanaman mangrove yang dilakukan para siswa menjadi bagian dari kegiatan pelestarian lingkungan. Dalam kegiatan tersebut, secara keseluruhan sekitar 3.000 bibit mangrove berhasil ditanam.

Dengan kegiatan seperti ini, kawasan mangrove Teluwuk tidak hanya memiliki fungsi ekologis, tetapi juga berpotensi menjadi ruang edukasi bagi generasi muda untuk mengenal sekaligus ikut menjaga lingkungan pesisir. ()

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *