Sudaryono Resmi Jadi Kepala BGN, Siap Kawal Program Makan Bergizi Gratis

Berita, Nasional264 Dilihat

PORTALMURIA.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), menggantikan Nanik Sudaryati Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan.

Pengumuman tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Prasetyo menegaskan, Sudaryono tidak akan merangkap jabatan dan akan melepaskan posisinya sebagai Wakil Menteri Pertanian setelah memimpin BGN.

“Presiden telah memutuskan pengganti Kepala Badan Gizi Nasional, yaitu Bapak Sudaryono yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian,” ujar Prasetyo kepada wartawan.

Sudaryono merupakan politikus Partai Gerindra yang dikenal sebagai salah satu kader dekat Presiden Prabowo Subianto. Pria kelahiran Grobogan, Jawa Tengah, itu mengawali karier politiknya sebagai ajudan Prabowo sebelum dipercaya menduduki berbagai jabatan strategis.

Di Kementerian Pertanian, Sudaryono aktif mengawal program peningkatan produksi pangan nasional, percepatan swasembada pangan, penguatan sektor peternakan, hingga stabilisasi pasokan komoditas strategis. Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting dalam memimpin BGN.

Selain menjabat sebagai Wamentan, Sudaryono juga aktif memimpin sejumlah organisasi, di antaranya Ketua Umum HKTI, Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia (TMI), Ketua Umum DPP APPSI, serta Ketua Dewan Penasihat PAPERA.

Sebagai Kepala BGN, Sudaryono akan bertanggung jawab mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo yang menargetkan puluhan juta penerima manfaat, mulai dari anak sekolah, balita, ibu hamil, hingga ibu menyusui.

Program tersebut tidak hanya berkaitan dengan penyediaan makanan bergizi, tetapi juga menyangkut rantai pasok pangan nasional, mulai dari sektor pertanian, peternakan, perikanan, hingga distribusi bahan baku ke ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Pengalaman Sudaryono di sektor pertanian dinilai dapat memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan program tersebut.

Di balik penunjukan tersebut, Sudaryono dihadapkan pada sejumlah tantangan besar. Selain memastikan distribusi makanan bergizi berjalan tepat sasaran, ia juga harus memperkuat tata kelola anggaran, meningkatkan pengawasan terhadap ribuan dapur MBG, menjaga kualitas pangan, serta memastikan stabilitas pasokan bahan baku di seluruh Indonesia.

Sudaryono juga diharapkan melanjutkan pembenahan tata kelola BGN yang telah dimulai pada masa kepemimpinan Nanik Sudaryati Deyang melalui restrukturisasi organisasi dan reformasi birokrasi.

Pengamat menilai penunjukan Sudaryono sekaligus mencerminkan upaya Presiden Prabowo memperkuat koordinasi pelaksanaan program strategis nasional. Dengan latar belakang yang kuat di sektor pangan dan kedekatannya dengan Presiden, Sudaryono kini memikul tanggung jawab besar untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.

(Red.)