FKPI Jawa Tengah Gelar Donor Darah untuk Mengenang Almarhumah Raden Rara Utami Rahajeng

Berita, JAWA TENGAH11 Dilihat

SEMARANGPottalMuria.com – Selain menggelar Dialog Interaktif bertema “Menjaga Air, Menjaga Pangan dan Urgensi Pengangkatan Petugas Irigasi Menjadi ASN PPPK”, Forum Komunikasi Petugas Irigasi (FKPI) Jawa Tengah juga mengadakan aksi sosial donor darah sebagai bagian dari rangkaian kegiatan yang berlangsung di Museum Ranggawarsita, Semarang, Kamis (2/7/2026).

Kegiatan donor darah tersebut didedikasikan untuk mengenang Almarhumah Raden Rara Utami Rahajeng, S.H., M.M., sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Tengah.

Ketua FKPI Jawa Tengah sekaligus Ketua Panitia, Muhammad Chundori, mengatakan bahwa kegiatan donor darah dipilih sebagai wujud kepedulian sosial sekaligus penghormatan kepada almarhumah yang selama hidupnya dikenal memiliki perhatian besar terhadap pelayanan publik dan kesejahteraan aparatur.

“Kami ingin mengenang Almarhumah Ibu Raden Rara Utami Rahajeng melalui kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Donor darah ini menjadi simbol bahwa semangat pengabdian beliau terus hidup dan menginspirasi kami untuk terus memberikan manfaat bagi sesama,” ujar Muhammad Chundori.

Ia menambahkan, rangkaian dialog interaktif dan aksi donor darah menjadi bukti bahwa FKPI Jawa Tengah tidak hanya fokus memperjuangkan aspirasi petugas irigasi, tetapi juga berkomitmen menjalankan kegiatan sosial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Seorang petugas irigasi menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum mendonorkan darah dalam aksi sosial yang diselenggarakan FKPI Jawa Tengah di Museum Ranggawarsita, Semarang, Kamis (2/7/2026).

“Perjuangan kami bukan hanya tentang status kepegawaian menjadi ASN PPPK, tetapi juga membangun kepedulian sosial. Kami berharap sinergi yang terjalin dalam kegiatan ini semakin memperkuat kebersamaan antara petugas irigasi, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan,” katanya.

Menurut Chundori, petugas irigasi memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran sistem pengairan yang menjadi penopang sektor pertanian. Oleh karena itu, ia berharap perjuangan pengangkatan petugas irigasi menjadi ASN PPPK dapat segera memperoleh kepastian.

“Kami optimistis, melalui komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah, DPRD, dan pemerintah pusat, aspirasi petugas irigasi akan terus diperjuangkan hingga memperoleh solusi terbaik sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.

Aksi donor darah mendapat sambutan antusias dari peserta dialog, petugas irigasi, serta para tamu undangan. Melalui kegiatan tersebut, FKPI Jawa Tengah berharap semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan pengabdian kepada masyarakat terus terjaga seiring perjuangan meningkatkan kesejahteraan petugas irigasi di Jawa Tengah.

(Red.)