Senopati Demang Wotan Hadir Lestarikan Budaya dan Perkuat Kegiatan Kemanusiaan di Kabupaten Pati

Berita, Pati91 Dilihat

PATIPortalMuria.com – Senopati Demang Wotan menjadi salah satu wadah budaya dan adat yang berkembang di Kabupaten Pati. Organisasi yang bermarkas di Desa Wotan, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati ini hadir dengan semangat melestarikan nilai-nilai budaya leluhur sekaligus mendorong kegiatan sosial, kemanusiaan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Selain memiliki markas utama di Desa Wotan, Senopati Demang Wotan juga memiliki kantor sekretariat yang berlokasi di Jalan Ronggowarsito, Desa Plangitan, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati.

Organisasi ini dipimpin oleh Ketua Umum Kak Sus, Sekjen Hanggoro Prasetyo Hadi Saputro, dengan Ketua Penasihat Joko Sutrisno, SH dan Ketua Pembina Dhe Leak.

Mengusung visi dan misi “Memanusiakan Manusia”, Senopati Demang Wotan berkomitmen menjadi ruang pemersatu masyarakat tanpa membedakan latar belakang, serta berupaya menghadirkan manfaat nyata melalui berbagai kegiatan budaya, sosial, dan ekonomi.

Ketua Umum Senopati Demang Wotan, Kak Sus, mengatakan bahwa organisasi yang dipimpinnya tidak hanya berfokus pada pelestarian budaya, tetapi juga ingin memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Senopati Demang Wotan hadir sebagai wadah untuk menjaga dan melestarikan budaya serta adat yang menjadi warisan leluhur. Kami ingin membangun kebersamaan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai program sosial dan ekonomi,” ujar Kak Sus.

Sementara itu, Ketua Penasihat Joko Sutrisno, SH menegaskan bahwa nilai utama yang dipegang organisasi adalah kemanusiaan dan penghormatan terhadap sesama manusia.

“Visi ‘Memanusiakan Manusia’ bukan hanya slogan, tetapi menjadi pedoman dalam setiap langkah organisasi. Kami ingin menumbuhkan rasa kepedulian, persaudaraan, dan gotong royong di tengah masyarakat,” kata Joko Sutrisno.

Di sisi lain, Ketua Pembina Dhe Leak berharap Senopati Demang Wotan dapat menjadi rumah besar bagi masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap budaya dan kegiatan sosial.

“Kami ingin Senopati Demang Wotan menjadi wadah yang mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat. Melalui kegiatan budaya, ekonomi, dan kemanusiaan, kami berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Dhe Leak.

Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai budaya yang terus dijaga, Senopati Demang Wotan diharapkan mampu menjadi organisasi yang tidak hanya melestarikan warisan leluhur, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat Kabupaten Pati.

(Red.)