REMBANG, PortalMuria.com – Polemik pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Bangunrejo, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, hingga kini belum menemui titik temu.
Kepala Desa Bangunrejo, Kusminanto, memberikan klarifikasi terkait polemik pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayahnya.
Pembangunan ini menjadi sorotan publik lantaran polemik status lahan serta keterlibatan jajaran TNI dalam proses pembangunannya.
Kusminanto menjelaskan, bahwa pembangunan gerai KDMP merupakan tindak lanjut dari koordinasi antara Pemerintah Desa (Pemdes) Bangunrejo dengan Koramil Pamotan. Ia menyebut pihak Koramil awalnya menanyakan ketersediaan lahan desa untuk pendirian gerai tersebut.
“Mengingat desa tidak memiliki aset tanah yang memadai, kami berinisiatif mengajukan permohonan pinjam pakai atas lahan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang,” ujar Kusminanto, Kamis (7/5/2026).
Sebelum melangkah lebih jauh, pihak Pemdes telah berkonsultasi dengan bagian Hukum Setda Rembang untuk memastikan legalitas penggunaan lahan tersebut.
“Hasil koordinasi menyatakan lahan tersebut boleh digunakan. Legalitasnya pun jelas sebagai aset daerah, lengkap dengan papan informasi (plang) di lokasi,” imbuhnya.
Menanggapi keterlibatan TNI, Kusminanto menegaskan bahwa izin pinjam pakai lahan sepenuhnya diurus oleh Pemdes. Pihak Koramil hanya bertindak sebagai pelaksana teknis pembangunan setelah seluruh perizinan rampung.
Terkait klaim kepemilikan tanah oleh salah satu warga yang sempat memicu ketegangan, Kusminanto menilai pihak Danramil telah bersikap sangat kooperatif dan netral.
“Pak Danramil sempat berpesan, jika memang benar tanah tersebut milik warga, pembangunan siap dihentikan. Namun, karena tidak ada tindak lanjut komunikasi dari pihak pengklaim dan setelah diverifikasi secara hukum lahan tersebut sah milik daerah, maka proyek kami lanjutkan,” tegasnya.
Meski sempat diwarnai perbedaan pendapat, proyek yang ditujukan untuk penguatan ekonomi desa ini terus menunjukkan progres signifikan. Berbagai perlengkapan dan peralatan gerai dijadwalkan segera tiba di lokasi dalam waktu dekat.
Kusminanto menambahkan, berdasarkan informasi dari Babinsa, gerai KDMP ini direncanakan segera beroperasi.
“Targetnya, launching akan dilaksanakan pada akhir Mei ini. Tanggal pastinya menyusul, menyesuaikan kedatangan seluruh peralatan,” pungkasnya.
(Red)










