Matheus Nunes: Dari Wolverhampton ke Panggung Premier League, Perjalanan dan Tantangan Baru

Olahraga113 Dilihat

Portal Muria – 22 April 2026 | Portugis berusia 26 tahun, Matheus Nunes, kembali menjadi sorotan publik setelah kepindahannya dari Wolverhampton Wanderers ke klub papan atas Premier League. Sebagai gelandang serba bisa, Nunes dikenal memiliki kemampuan mengatur tempo permainan, mengoper dengan presisi, serta kontribusi defensif yang solid. Kepindahan tersebut menandai babak baru dalam kariernya, sekaligus menambah dinamika persaingan di tengah persaingan ketat di liga Inggris.

Selama dua musim terakhir bersama Wolves, Nunes tampil sebagai salah satu tulang punggung tengah yang membantu tim bertahan dari zona degradasi. Namun, musim 2025/2026 menjadi titik balik ketika manajemen klub memutuskan untuk merampingkan skuad dengan menjual beberapa pemain kunci, termasuk Nunes, demi menyeimbangkan keuangan dan meremajakan tim. Penjualan Nunes ke Manchester City—meski belum dikonfirmasi secara resmi—diperkirakan melibatkan nilai transfer mencapai puluhan juta poundsterling, menandai nilai pasar tengah yang terus naik.

Berikut rangkuman statistik Matheus Nunes selama masa baktinya di Premier League hingga musim ini:

Musim Penampilan Gol Assist Pass% (dalam kotak)
2023/24 28 3 4 86%
2024/25 31 5 6 88%
2025/26 (hingga Desember) 12 2 1 89%

Statistik di atas menunjukkan peningkatan signifikan dalam akurasi operan dan kontribusi serangan, menjadikan Nunes kandidat ideal untuk mengisi peran gelandang serba guna di tim yang mengusung taktik 4-2-3-1. Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, diketahui mengapresiasi kemampuan Nunes dalam menyesuaikan diri dengan pola permainan yang menuntut pergerakan cepat dan transisi defensif ke serangan.

Selain aspek teknis, kepindahan Nunes juga menimbulkan dampak taktik bagi Wolverhampton. Dengan kepergian gelandang bertalenta tersebut, Wolves harus mencari pengganti yang mampu mengisi lubang di lini tengah. Manajer mereka, Julen Lopetegui, telah menargetkan beberapa talenta muda dari akademi untuk mengisi peran tersebut, namun belum ada kepastian.

Di sisi lain, kedatangan Nunes ke klub yang sedang bersaing ketat untuk gelar Premier League memberikan peluang baginya untuk berlatih bersama pemain-pemain kelas dunia, termasuk Rodri, Kevin De Bruyne, dan Bernardo Silva. Meski Rodri saat ini tengah pulih dari cedera pangkal paha, Guardiola berencana memberikan menit bermain terbatas bagi Nunes dalam beberapa laga awal kompetisi, sambil menilai adaptasinya terhadap intensitas latihan harian di Etihad.

Kehadiran Nunes juga diprediksi akan memperkuat opsi rotasi gelandang saat tim menghadapi jadwal padat, termasuk pertandingan Liga Inggris, FA Cup, dan kompetisi Eropa. Dengan kualitas operan yang tinggi dan kemampuan menutup ruang, Nunes dapat menjadi alternatif strategis bagi Guardiola ketika menghadapi tim-tim yang menekan tinggi.

Secara internasional, Nunes masih menjadi pilihan cadangan Timnas Portugal. Penampilannya yang konsisten di Premier League dapat meningkatkan peluangnya untuk kembali dipanggil ke skuad nasional, terutama menjelang Euro 2028. Pelatih Portugal, Fernando Santos, pernah menyatakan ketertarikannya pada gelandang yang memiliki visi permainan luas, sesuatu yang dimiliki Nunes.

Kesimpulannya, perpindahan Matheus Nunes menandai langkah penting dalam kariernya serta memberikan sinyal perubahan strategi bagi kedua klub yang terlibat. Bagi Wolverhampton, penjualan ini merupakan upaya restrukturisasi keuangan, sementara bagi Manchester City, kedatangan Nunes menambah kedalaman skuad di posisi yang sangat dibutuhkan. Semua mata kini tertuju pada debutnya di Etihad, yang diprediksi akan menjadi indikator seberapa cepat ia dapat menyesuaikan diri dengan standar tertinggi sepakbola Inggris.