Drama di Ipurua: Eibar Menang Tipis atas Huesca, Badai Cedera Mengancam Playoff

Olahraga113 Dilihat

Portal Muria – 22 April 2026 | Ipurua menjadi saksi pertarungan sengit pada Minggu (20/04/2026) antara SD Eibar dan SD Huesca yang berakhir dengan kemenangan tipis 2-1 untuk sang tuan rumah. Gol penentu datang di menit akhir melalui aksi Sergio Álvarez, mengukuhkan posisi Eibar di zona playoff meski harus menelan serangkaian cedera kritis pada pemain kunci.

Serangan pertama Eibar dimulai dengan gol Javi Martón pada paruh kedua, memecah kebuntuan setelah babak pertama berlangsung tanpa gol. Huesca yang berada di posisi terbawah klasemen berusaha bangkit, namun hanya berhasil menyamakan kedudukan lewat gol penyerang asal Afrika, Darwin Machís, yang memanfaatkan umpan silang dari Alberto Soro. Tekanan kembali meningkat ketika Huesca menambah keunggulan lewat gol balasan, namun gol itu tak berlanjut dan akhirnya menjadi kesempatan emas bagi Eibar.

Menjelang menit ke-85, Sergio Álvarez, yang sebelumnya menerima kartu kuning keempat dan hampir tak dapat bermain, muncul dari bangku cadangan dan mengeksekusi tendangan satu lawan satu yang menembus jaringan gawang Huesca, menutup skor menjadi 2-1. Gol ini tidak hanya mengamankan tiga poin penting bagi Eibar, tetapi juga menegaskan kemampuan tim untuk bangkit meski berada dalam situasi pemain terbatas.

Di sisi lain, pertandingan ini memperlihatkan dampak signifikan dari masalah cedera yang melanda kedua tim. Eibar harus mengatasi kehilangan tiga pemain utama: defender Nolaskoain yang mengalami cedera pergelangan kaki serius, gelandang Guruzeta yang tampak lemah pada menit-menit akhir, serta Marco Moreno yang masih terpuruk karena masalah lutut sejak Maret. Tambahan lagi, Sergio Álvarez harus menjalani skorsing satu pertandingan akibat akumulasi kartu kuning, yang sempat menambah keraguan pada formasi akhir tim.

Huesca juga tidak luput dari masalah fisik. Kapten tim, Jorge Pulido, kembali ke lapangan setelah menjalani sanksi karena kartu merah melawan Mirandés. Penampilannya sangat krusial karena Huesca tengah berjuang keras untuk menghindari degradasi. Pulido, yang akan meninggalkan klub pada akhir musim untuk bergabung dengan Almería, berusaha menutup bab terakhir kariernya di klub dengan menambah pengalaman dalam laga penting ini. Meski demikian, cedera pada pemain sayap seperti Alberto Soro, yang harus digantikan karena cedera pada pergelangan kaki, menambah beban pada skuad.

Statistik pertandingan menunjukkan dominasi penguasaan bola berada di tangan Eibar (55% vs 45% untuk Huesca). Namun, Huesca mencatatkan lebih banyak tembakan ke arah gawang (12 tembakan, 5 tepat sasaran) dibandingkan Eibar (9 tembakan, 4 tepat sasaran). Kedua tim juga mencatatkan jumlah pelanggaran yang tinggi, menandakan intensitas fisik yang memuncak di akhir pertandingan.

Keberhasilan Eibar dalam meraih tiga poin ini mengangkat mereka menjadi satu dari delapan tim teratas yang bersaing untuk tempat playoff. Saat ini Eibar berada di peringkat kedelapan dengan 58 poin, hanya terpaut dua poin dari zona promosi. Namun, jadwal berikutnya menantang: Eibar harus menghadapi Albacete di Carlos Belmonte pada Jumat (22/04/2026) dengan skuad yang masih berkurang.

Sementara itu, Huesca kembali menatap derbi aragonik melawan Real Zaragoza pada akhir pekan mendatang. Pulido akan memimpin tim dalam duel bersejarah ke-12 melawan Zaragoza, berusaha meniru catatan Jair Amador dan menambah poin penting untuk meloloskan diri dari zona degradasi. Jika Huesca gagal mengamankan hasil positif, tekanan pada pelatih dan manajemen akan semakin besar.

Di luar lapangan, klub-klub tersebut juga harus memikirkan strategi jangka panjang. Eibar sudah mengumumkan rencana penjualan tiket dengan harga terjangkau demi memastikan dukungan penuh suporter pada laga krusial. Huesca, di sisi lain, menyiapkan sesi latihan intensif untuk memulihkan kondisi fisik pemain, khususnya Pulido dan Soro, sebelum menghadapi pertandingan-pertandingan penentu di minggu-minggu berikutnya.

Kesimpulannya, kemenangan tipis Eibar atas Huesca menambah ketegangan pada papan klasemen Segunda División. Kedua tim kini harus mengelola beban cedera dan menyiapkan taktik yang tepat untuk mengoptimalkan peluang mereka di sisa musim. Dengan hanya beberapa pertandingan tersisa, setiap poin menjadi sangat berharga dalam perjuangan masing-masing klub untuk meraih tujuan akhir: Eibar mengincar tempat playoff, sementara Huesca berjuang keras menghindari degradasi.