Ronaldo Gemilang, Al Nassr Hajar Al Wasl 4-0 dan Mendekati Rekor 1.000 Gol

Olahraga369 Dilihat

Portal Muria – 21 April 2026 | Dubai, 20 April 2026 – Pada laga perempat final AFC Champions League Two di Zabeel Stadium, Al Nassr menampilkan penampilan superior melawan tuan rumah Al Wasl dengan skor 4-0. Kemenangan ini tidak hanya mengantar tim asal Arab Saudi ke semifinal, tetapi juga menambah satu lagi babak penting dalam karier Cristiano Ronaldo, yang mencetak gol ke-969nya di usia 41 tahun.

Suasana stadion terasa memanas sejak peluit pertama. Pendukung Al Wasl, yang menempati tribun utama, tak segan melontarkan sorakan “Messi, Messi!” sebagai upaya memancing reaksi sang legenda Portugal. Ronaldo, yang dikenal memiliki mental baja, menjawab dengan gestur tenang: menutup mulut dengan jari telunjuknya sebelum melanjutkan permainan, menegaskan fokusnya pada lapangan.

Gol pembuka datang pada menit ke-11. Setelah serangkaian serangan cepat, Cristiano Ronaldo menerima umpan silang dari Kingsley Coman di sisi kanan, menembus ruang pertahanan dan menundukkan bola ke sudut kanan gawang. Gol tersebut menjadi gol ke-969 dalam kariernya, menegakkan posisi Ronaldo di jalur menuju tonggak bersejarah 1.000 gol. Dengan sentuhan akhir yang klinis, Ronaldo menunjukkan bahwa usia tidak mengurangi insting golanya.

Tak lama setelahnya, pada menit ke-24, João Félix mengirimkan corner yang tepat ke kepala Iñigo Martínez, memperlebar keunggulan Al Nassr menjadi 2-0. Dua menit kemudian, Ronaldo kembali menjadi penyedia umpan terobosan, kali ini mengirimkan bola silang yang dimanfaatkan Abdulelah Al‑Amri untuk menambah angka menjadi tiga. Dominasi Al Nassr jelas terlihat dari 24 sentuhan bola Ronaldo serta tiga tembakan yang ia lakukan, meski satu di antaranya belum berbuah gol.

Al Wasl berusaha bangkit di babak pertama, namun pertahanan Al Nassr yang dipimpin Marcelo Brozović di lini tengah serta kecepatan serangan balik membuat mereka sulit menembus zona pertahanan. Upaya serangan Al Wasl yang dipimpin oleh Brahian Palacios hanya menghasilkan beberapa tembakan lemah yang tidak mengancam kiper Bento Krepski.

Setelah jeda, Al Nassr tetap mengendalikan permainan. Pada menit ke-80, Sadio Mané, yang masuk sebagai pemain pengganti, memanfaatkan umpan terobosan dari Abdullah Al Hamddan untuk menutup pesta gol dengan menyelesaikan satu tembakan dari sudut sempit. Gol keempat ini menegaskan kemenangan telak Al Nassr dan menutup skor 4-0.

Ronaldo harus digantikan pada menit ke-67 karena keluhan perut, namun kehadirannya di lapangan selama satu setengah jam pertama sudah cukup untuk menentukan arah pertandingan. Penampilannya yang tenang di tengah teriakan rival, serta kontribusi langsung berupa gol pembuka, menegaskan peran pentingnya sebagai kapten tim.

Kemenangan ini memastikan Al Nassr melaju ke semifinal AFC Champions League Two, di mana mereka dijadwalkan berhadapan dengan Al Ahli SC dari Qatar pada 22 April 2026. Dengan kualitas skuad yang meliputi pemain internasional seperti Mané, Brozović, dan Coman, Al Nassr diharapkan menjadi favorit kuat untuk menjuarai kompetisi tersebut.

Rivalitas lama antara Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi kembali mencuat, meski keduanya kini berada di fase akhir karier. Sorakan “Messi, Messi!” yang terdengar di tribun menegaskan betapa persaingan mereka masih menjadi bahan bakar emosional bagi penggemar sepak bola dunia. Ronaldo, dengan gestur menutup mulut dan kemudian mencetak gol, menambahkan babak baru dalam saga persaingan tersebut.

Secara statistik, Al Nassr mencatat penguasaan bola di atas 60 persen, menciptakan lebih dari 20 peluang berbahaya, sementara Al Wasl hanya mampu menembakkan tiga tembakan ke gawang. Perbedaan kualitas ini terlihat jelas pada tabel perbandingan sederhana:

Tim Gol Penguasaan Bola Tembakan ke Gawang
Al Nassr 4 62% 12
Al Wasl 0 38% 3

Dengan hasil ini, Al Nassr tidak hanya melaju ke babak selanjutnya, tetapi juga menegaskan bahwa kehadiran Cristiano Ronaldo masih menjadi faktor penentu dalam kompetisi internasional. Pertandingan ini menjadi bukti bahwa pengalaman, kualitas individu, dan kebersamaan tim dapat mengatasi tekanan dari sorakan lawan, sekaligus menambah koleksi gol Ronaldo menjelang target 1.000 gol yang semakin dekat.