Portal Muria – 21 April 2026 | Manchester, 20 April 2026 – Gelandang asal Portugal, Bernardo Silva, resmi mengumumkan kepindahan dari Manchester City pada akhir musim ini. Pengumuman yang disampaikan klub melalui pernyataan resmi menandai akhir era panjang pemain serba bisa yang menjadi salah satu pilar keberhasilan The Citizens sejak kedatangannya pada Mei 2017.
Transfer Bernardo Silva dari AS Monaco dengan nilai €50 juta atau setara sekitar Rp 731 miliar pada musim panas 2017 menjadi investasi penting bagi Pep Guardiola. Sejak saat itu, sang pemain menorehkan jejak yang tak terhapuskan dalam sejarah klub. Selama sembilan tahun, ia menampilkan lebih dari 450 penampilan di semua kompetisi, mencetak 76 gol, dan memberikan puluhan assist yang membantu City mengamankan 15 trofi mayor, termasuk enam gelar Premier League, dua Liga Champions, dua Piala FA, serta berbagai trofi Piala Liga Inggris dan Community Shield.
Silva dikenal karena fleksibilitas taktiknya; ia dapat beroperasi sebagai gelandang sentral, playmaker, atau sayap kanan/kiri, menyesuaikan diri dengan kebutuhan tim. Kecerdasan taktis, teknik individu, dan etos kerja tinggi menjadikannya pilihan utama Guardiola dalam pertandingan-pertandingan krusial, termasuk final Liga Champions 2023 di Atatürk Olympic Stadium, Istanbul, di mana City keluar sebagai juara.
Statistik pribadi Silva selama masa bakti di Etihad semakin mempertegas perannya. Berikut rangkuman pencapaian utama:
- Penampilan total: 452 pertandingan
- Gol: 76 gol
- Assist: 58 assist
- Trofi domestik: 6 Premier League, 2 Piala FA, 4 Piala Liga Inggris, 2 Community Shield
- Trofi internasional: 2 Liga Champions
Selain statistik, kontribusi tak ternilai Silva terlihat dalam momen-momen bersejarah. Ia menjadi bagian inti dari skuad yang mencetak Treble pada musim 2022/2023 serta empat gelar liga berturut‑turut (Four in a Row) antara 2020 hingga 2023. Penampilannya yang konsisten menempatkannya di antara 10 pemain dengan penampilan terbanyak sepanjang sejarah Manchester City.
Keputusan untuk meninggalkan City tidak datang begitu saja. Laporan dari The Athletic mengungkapkan bahwa Silva telah merencanakan kepindahannya sejak awal tahun ini, menginginkan tantangan baru setelah hampir satu dekade berlabuh di Inggris. Diskusi antara pemain dan manajemen berjalan baik, dengan kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri kontrak secara profesional.
Reaksi dari rekan setim dan pelatih pun mencerminkan rasa hormat yang mendalam. Pep Guardiola menyebut Silva sebagai “otak kreatif yang selalu siap mengubah dinamika permainan”. Sementara kapten tim, Kevin De Bruyne, menambahkan bahwa kehadiran Silva di lapangan selalu menjadi faktor penentu dalam mengontrol tempo pertandingan.
Para suporter Manchester City pun menyuarakan dukungan mereka melalui media sosial, mengingat kembali momen-momen ikonik Silva, mulai dari gol spektakuler melawan Liverpool hingga assist krusial di final FA Cup 2021. Banyak yang menilai bahwa warisan Silva akan tetap hidup di Etihad, tidak hanya melalui trofi yang diraih, tetapi juga melalui standar profesionalisme yang ia tunjukkan.
Ke depan, nama klub tujuan Silva belum diumumkan secara resmi. Namun, spekulasi mengarah pada klub-klub besar di Liga Spanyol atau kembali ke Portugal untuk mengakhiri kariernya bersama tim nasional. Apa pun pilihan yang diambil, pengalaman dan kualitas yang dimilikinya dipastikan akan menjadi aset berharga bagi tim manapun.
Berpisah dengan City, Silva meninggalkan jejak yang sulit digantikan. Pengaruhnya dalam membentuk identitas bermain tim, terutama dalam mengeksekusi pressing tinggi dan pergerakan bola cepat, menjadi pelajaran bagi generasi pemain berikutnya. Dengan mental juara yang sudah terbukti, ia siap menapaki babak baru dalam kariernya, sambil tetap dikenang sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam era keemasan Manchester City.













