Portal Muria – 20 April 2026 | Jakarta, 22 April 2026 – Penyanyi dan kontestan pageant Millen Cyrus kembali menjadi sorotan publik setelah mengunggah foto Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang tampak didesain dengan riasan penuh ala perempuan. Foto tersebut, yang diposting di akun Instagram @millencyrus pada 19 April 2026, menyertakan caption singkat “legal” dan menampilkan Millen dengan rambut panjang, make‑up tebal, serta pakaian feminin. Penampilan tersebut memicu spekulasi luas bahwa sang artis telah mengubah data jenis kelamin pada dokumen identitas resmi.
Sejumlah netizen segera menanggapi unggahan itu dengan beragam pendapat. Sebagian menganggap aksi Millen merupakan bentuk kebebasan berekspresi dan dukungan terhadap komunitas transgender, sementara yang lain menyoroti potensi penyalahgunaan fasilitas publik bila data identitas tidak sesuai dengan catatan pemerintah. Meskipun foto KTP menampilkan wajah yang didominasi riasan wanita, kolom jenis kelamin pada dokumen tidak tampak jelas, sehingga belum ada konfirmasi resmi apakah perubahan gender secara administratif telah dilakukan.
Isu tersebut kemudian diperkuat oleh laporan media lain yang menyoroti bahwa Millen Cyrus, keponakan penyanyi Ashanty, pernah menjadi finalis Miss Queen Indonesia dan Miss International Queen. Dalam unggahan Instagram selanjutnya, ia mengungkapkan rencana kembali berkompetisi di ajang pageant pada tahun 2026, menambah rasa penasaran publik tentang identitas gendernya yang kini menjadi bahan perbincangan.
Berbagai platform digital, termasuk IDN Times dan Viva, memuat rangkaian artikel yang menelusuri kronologi kejadian. Pada 20 April 2026, Viva menuliskan bahwa foto KTP yang dipamerkan Millen menampilkan “wajah penuh riasan layaknya seorang wanita” dan menyertakan kata “Legal”. Media tersebut menekankan bahwa bagian penting dokumen, khususnya kolom jenis kelamin, tidak terlihat, sehingga spekulasi masih bersifat hipotetik.
Reaksi publik terbagi menjadi dua kubu utama. Pada satu sisi, pengguna media sosial memberikan dukungan moral, menyatakan bahwa perubahan penampilan adalah hak pribadi dan menilai aksi Millen sebagai langkah berani dalam mengadvokasi hak transgender. Di sisi lain, sejumlah komentar menyoroti implikasi hukum, mengingat prosedur perubahan data gender di Indonesia memerlukan proses administratif yang melibatkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta persetujuan pengadilan. Tanpa bukti dokumentasi resmi, perubahan tersebut belum dapat dikonfirmasi secara hukum.
- Beberapa pengguna menilai foto KTP sebagai bentuk kampanye kesadaran gender.
- Beberapa lainnya mengingatkan pentingnya keakuratan data pada dokumen resmi.
- Beberapa netizen mengkritik kemungkinan penyalahgunaan identitas dalam konteks layanan publik.
Sementara spekulasi masih berlangsung, Millen Cyrus tampak tidak terpengaruh oleh sorotan negatif. Ia terus aktif membagikan aktivitas sehari‑hari, termasuk kehadirannya dalam berbagai acara hiburan dan persiapan untuk kompetisi pageant mendatang. Dalam sebuah Instastory, ia menyatakan keyakinannya bahwa penampilan feminin tidak menghalangi kemampuan profesionalnya, sekaligus menegaskan bahwa fokusnya tetap pada karier di dunia musik dan kecantikan.
Dari perspektif hukum, perubahan jenis kelamin pada KTP di Indonesia mengharuskan pemohon mengajukan permohonan ke Dinas Kependudukan, dilengkapi dengan surat keterangan medis, dan melalui proses verifikasi di Pengadilan Agama atau Pengadilan Negeri. Tanpa melalui tahapan tersebut, dokumen resmi tetap mencatat data sesuai dengan KTP sebelumnya. Hingga kini, tidak ada laporan resmi yang mengonfirmasi bahwa Millen telah menyelesaikan prosedur tersebut.
Sejumlah ahli hak asasi manusia menilai pentingnya kebijakan yang lebih inklusif bagi warga transgender, namun tetap menekankan perlunya prosedur yang jelas dan transparan. Mereka menekankan bahwa pengakuan resmi terhadap identitas gender harus didukung oleh regulasi yang melindungi hak individu sekaligus menjaga integritas data kependudukan.
Kesimpulannya, foto KTP Millen Cyrus yang dipajang dengan riasan wanita berhasil menggerakkan perbincangan publik tentang identitas gender, kebebasan berekspresi, dan prosedur administratif di Indonesia. Meskipun spekulasi tentang perubahan gender resmi masih belum terkonfirmasi, aksi tersebut menegaskan bahwa isu transgender terus menjadi topik hangat dalam wacana sosial dan hukum. Millen sendiri tampak fokus pada persiapan kompetisi pageant tahun ini, menandakan bahwa kariernya tetap menjadi prioritas utama di tengah dinamika publik.













