Drama Menit Akhir: Van Dijk Angkat Liverpool Mengalahkan Everton 2-1 di Derbi Merseyside

Olahraga36 Dilihat

Portal Muria – 20 April 2026 | Derbi Merseyside pada Minggu (19/4/2026) menyuguhkan drama akhir pekan ke-33 Liga Inggris yang tak terlupakan. Liverpool berhasil menumbangkan Everton dengan skor tipis 2-1 di Hill Dickinson Stadium, menegaskan posisi lima besar klasemen sementara dengan 55 poin. Pertandingan yang berlangsung di markas baru Everton setelah pindah dari Goodison Park menjadi saksi dua gol penting dan satu gol penentu yang tercipta dalam tambahan waktu.

Pembukaan laga dimulai dengan tekanan tinggi dari kedua sisi. Liverpool menyalakan serangan sejak menit ke-20, memanfaatkan kecepatan sayap dan kreativitas tengah lapangan. Pada menit ke-29, Mohamed Salah berhasil memecah kebuntuan setelah menerima umpan terobosan akurat dari Cody Gakpo. Salah menaklukkan penjaga gawang Jordan Pickford dengan tembakan yang tepat sasaran, menambah catatan pribadi pada derbi ini menjadi sembilan gol, menyamai rekor Steven Gerrard.

Everton tidak tinggal diam. Pada menit ke-27, Iliman Ndiaye tampak akan mencetak gol pembuka, namun keputusan VAR membatalkan gol tersebut karena pemain penyerang sebelumnya berada dalam posisi offside. Setelah menahan serangan Liverpool, Everton berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-54. Beto, yang menerima umpan silang rendah dari Kiernan Dewsbury‑Hall, menaklukkan kiper Liverpool, Giorgi Mamardashvili, yang kemudian terpaksa digantikan oleh Freddie Woodman setelah cedera.

Babak kedua terus menampilkan aksi menegangkan. Kedua tim saling menukar serangan, namun peluang belum berubah. Pada menit ke-87, Everton harus menelan pukulan tambahan ketika bek mereka, Jarrad Branthwaite, keluar lapangan karena cedera. Liverpool pun berusaha memanfaatkan keunggulan numerik, namun pertahanan Everton tetap kokoh.

Ketegangan memuncak pada tambahan waktu. Pada menit ke-90+10, Virgil van Dijk, kapten Liverpool, menegaskan kepemimpinan dengan mencetak gol penentu. Dari sepak pojok yang diambil oleh Dominik Szoboszlai, van Dijk berhasil mengatasi James Tarkowski di udara dan menundukkan bola ke gawang, menambah keunggulan The Reds menjadi 2-1. Gol tersebut menandai momen krusial yang mengamankan tiga poin bagi Liverpool.

Berbagai statistik pertandingan menegaskan dominasi Liverpool dalam hal tembakan ke gawang dan penguasaan bola. Namun, Everton tetap menunjukkan semangat juang, terutama melalui aksi Beto dan ketangguhan lini pertahanan meski mengalami beberapa cedera. Kedua tim menampilkan formasi 4‑2‑3‑1, dengan Liverpool menyiapkan susunan pemain yang melibatkan Isak sebagai penyerang utama, sementara Everton mengandalkan kecepatan McNeil dan kreativitas Ndiaye.

Hasil kemenangan ini mengangkat Liverpool ke posisi kelima klasemen, hanya tiga poin di belakang Aston Villa yang berada di posisi keempat. Sementara itu, Everton tetap berada di peringkat sepuluh dengan 47 poin, terjauh satu poin dari zona Eropa. Pertandingan ini menjadi bukti bahwa setiap poin sangat krusial dalam persaingan untuk tiket Liga Champions pada akhir musim.

Dengan gol penentu van Dijk, Liverpool menambah catatan gol penting di menit akhir, menegaskan kemampuan tim untuk tetap fokus hingga peluit akhir. Sementara bagi Everton, kekalahan ini menjadi pelajaran untuk memperbaiki konsistensi di laga-laga mendatang.