Sassuolo Kalahkan Como 2-1, Jay Idzes Bersinar di Lini Belakang

Olahraga16 Dilihat

Portal Muria – 18 April 2026 | Sassuolo berhasil menambah tiga angka penting dalam perburuan poin Serie A 2025/26 setelah mengalahkan Como 1907 dengan skor 2-1 pada laga lanjutan giornata ke-33 di Mapei Stadium, Reggio Emilia, pada Sabtu dini hari WIB.

Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi dari kedua tim. Como yang menguasai bola sejak menit awal tidak mampu memecah pertahanan rumah. Sebaliknya, Sassuolo memanfaatkan serangan balik cepat. Pada menit ke-42, Cristian Volpato membuka keunggulan tuan rumah lewat tembakan lob yang tidak terjangkau kiper Como, Jean Butez. Hanya dua menit kemudian, M’Bala Nzola menambah keunggulan menjadi 2-0 setelah kembali memanfaatkan transisi cepat.

Como tidak tinggal diam. Pada menit tambahan pertama babak pertama, Nico Paz berhasil mengecilkan selisih lewat sundulan yang menyeimbakan skor menjadi 2-1. Gol tersebut menjadi satu-satunya gol balasan bagi Como sebelum peluit akhir babak pertama.

Masuk babak kedua, Como terus menekan dengan intensitas tinggi, namun lini pertahanan Sassuolo yang dipimpin oleh bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, tetap disiplin. Idzes mencatatkan lima sapuan, dua blok tembakan, dan memenangkan empat dari lima duel udara, menjadikannya salah satu pilar utama keberhasilan tim.

Berikut susunan pemain yang memulai laga:

  • Sassuolo (4-3-3): Stefano Turati; Sebastian Walukiewicz, Jay Idzes, Tarik Muharemovic, Woyo Coulibaly; Ismael Kone, Nemanja Matic, Kristian Thorstvedt; Cristian Volpato, M’Bala Nzola, Armand Lauriente.
  • Como 1907 (4-2-3-1): Jean Butez; Alberto Moreno, Marx Kempf, Jacobo Ramon, Ivan Smolcic; Lucas Da Cunha, Maxence Caqueret; Martin Baturina, Nico Paz, Assane Diao; Alvaro Morata.

Kemenangan ini mengangkat Sassuolo ke posisi sembilan klasemen sementara dengan total 45 poin, sementara Como tetap berada di peringkat lima dengan 58 poin, dua poin di belakang Juventus yang menempati posisi empat. Hasil ini sekaligus memperlemah harapan Como untuk menembus zona Liga Champions, meski mereka masih memiliki peluang masuk Liga Europa jika berhasil menahan performa di sisa musim.

Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, memuji penampilan timnya dalam konferensi pers pasca laga. Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam menahan tekanan lawan dan memanfaatkan peluang cepat. “Kami memilih momen yang tepat untuk melakukan hal yang benar. Selamat kepada para pemain yang menunjukkan disiplin dan keberanian,” ujar Grosso.

Di sisi lain, pelatih Como, mantan bintang Barcelona Cesc Fabregas, menyampaikan rasa kecewa sekaligus optimisme untuk perbaikan. “Kami harus belajar dari kekalahan ini, memperbaiki transisi pertahanan, dan tetap fokus pada target akhir musim,” kata Fabregas.

Statistik pertandingan menunjukkan bahwa Sassuolo menguasai 48% penguasaan bola, namun lebih efektif dalam memanfaatkan peluang, mencetak dua gol dalam 12 tembakan ke gawang, sementara Como hanya mencetak satu gol dari 9 tembakan.

Dengan kemenangan ini, Sassuolo semakin dekat dengan target bertahan di Serie A, sementara Como harus mencari cara untuk kembali menambah poin agar tidak terpuruk di zona menengah klasemen.

Secara keseluruhan, pertandingan menegaskan peran krusial Jay Idzes dalam memperkuat pertahanan tim serta efektivitas serangan balik Sassuolo yang menjadi kunci kemenangan melawan tim yang lebih berpengalaman.