MPL PH S17 Week 4: Pertarungan Epik Team Liquid vs ONIC Menghidupkan Kembali Rivalitas Emas

Olahraga32 Dilihat

Portal Muria – 18 April 2026 | Rivalitas klasik antara Team Liquid PH dan ONIC PH kembali menyala pada Minggu ke-4 Mobile Legends: Bang Bang Professional League (MPL) Philippines Season 17. Pertarungan yang dijadwalkan pada hari Minggu di Victoria Sports Center, Quezon City, menjadi sorotan utama karena kedua tim sekaligus menampilkan perubahan signifikan pada susunan pemain, terutama di jalur emas yang selalu menjadi penentu strategi.

Sejak debutnya di MPL Season 14, ONIC PH telah menorehkan serangkaian kemenangan melawan tim Cavalry yang kini dikenal sebagai Team Liquid. Pada fase awal musim itu, ONIC berhasil mengalahkan Cavalry dengan skor 2-1 pada pekan kedua dan 2-0 pada pekan kelima, menandai awal era dominasi. Musim berikutnya, Season 15, menampilkan puncak dramatis ketika Team Liquid berhasil mematahkan harapan ONIC meraih gelar berturut‑turut, memperkuat narasi persaingan yang semakin intens.

Musim lalu (Season 16), ONIC kembali menorehkan kemenangan atas Team Liquid pada putaran reguler, menjuarai pekan pertama dengan 2-0 dan pekan kelima dengan 2-1. Namun, Team Liquid mengembalikan kejutan di fase playoff dengan menyingkirkan ONIC dari bracket atas, memaksa mereka turun ke bracket bawah dan akhirnya berakhir dengan kekalahan 2-3 melawan TNC Pro Team. Kemenangan tersebut menambah rasa ingin membalas bagi Cavalry, yang kini masuk ke Season 17 dengan tekad untuk menutup rekor tak terkalahkan ONONIC.

Berbeda dengan dua musim sebelumnya, keduanya kini mengalami perombakan roster di posisi emas. Duane “Kelra” Pillas, bintang asal Indonesia, meninggalkan ONIC untuk bergabung dengan ONIC Indonesia, sementara Kiel “Oheb” Soriano mengalihkan kariernya ke Honor of Kings. Untuk mengisi kekosongan tersebut, ONIC menandatangani import Indonesia, Clayton “Savero” Kuswanto, sementara Team Liquid memperkenalkan rookie Dave “Teddy” Viña. Kedua pemain baru ini dihadapkan pada tekanan besar untuk membuktikan nilai mereka di panggung “rumah juara”.

Statistik tim menjelang pertemuan ini memperlihatkan perbedaan performa yang mencolok. ONIC masuk ke minggu keempat dengan catatan tak terkalahkan 6-0, menunjukkan konsistensi tak terhentikan dalam fase grup. Sebaliknya, Team Liquid baru saja menghentikan masa buruknya dengan kemenangan bersih di pekan ketiga, mengakhiri rentetan kekalahan dan mengamankan posisi ketiga dengan rekor 3-2. Kemenangan tersebut memberikan momentum moral yang sangat dibutuhkan menjelang konfrontasi dengan ONIC.

Penggemar MPL diharapkan akan memenuhi arena dalam jumlah besar, mengingat sejarah sengit antara kedua tim. Suasana di Victoria Sports Center diprediksi akan dipenuhi sorakan, spanduk, dan dukungan fanbase yang tak kalah semangat. Penonton tidak hanya menantikan aksi heroik di layar, tetapi juga drama off‑stage yang meliputi strategi pelatih, pergantian hero, dan keputusan taktis pada momen krusial.

Berikut rangkuman perubahan roster utama yang menjadi sorotan:

  • ONIC PH: Penambahan Clayton “Savero” Kuswanto (Indonesia) sebagai gold laner; kepergian Duane “Kelra” Pillas ke ONIC Indonesia.
  • Team Liquid PH: Debut Dave “Teddy” Viña (rookie) di gold lane; kepergian Kiel “Oheb” Soriano ke kancah Honor of Kings.

Analisis taktis memperkirakan bahwa ONIC akan mengandalkan pola permainan agresif yang telah terbukti berhasil pada fase grup, memanfaatkan kecepatan rotasi hero dan kontrol objektif. Di sisi lain, Team Liquid diprediksi akan mengadopsi pendekatan lebih konservatif, menekankan pemilihan hero yang dapat menyeimbangkan tim serta mengoptimalkan sinergi antara rookie Teddy dan veteran lainnya.

Jika Team Liquid berhasil mematahkan rekor ONIC, dampaknya tidak hanya akan mengubah klasemen sementara, tetapi juga memberi sinyal kuat bahwa dominasi ONIC dapat terganggu. Sebaliknya, kemenangan ONIC akan menegaskan kembali posisi tak tergoyahkan mereka, menjadikan mereka favorit jelas untuk melaju ke babak playoff dengan keunggulan mental dan statistik.

Dengan latar belakang sejarah panjang, perombakan roster, dan tekanan kompetitif yang tinggi, pertemuan ini diprediksi akan menjadi salah satu laga paling berkesan di MPL PH Season 17. Baik pendukung setia maupun analis esports menantikan aksi-aksi spektakuler, keputusan hero yang berani, serta momen-momen clutch yang dapat mengubah alur pertandingan dalam hitungan detik. Pertarungan ini tidak hanya menegaskan kembali rivalitas emas antara dua tim, tetapi juga menjadi cerminan evolusi Mobile Legends sebagai esport profesional di Filipina.