Mantan Kiper Arsenal dan Juventus Alex Manninger Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Tragis, Tributa Internasional Mengalir

Olahraga31 Dilihat

Portal Muria – 18 April 2026 | Alex Manninger, mantan kiper asal Austria yang pernah membela Arsenal, Juventus, serta Liverpool, dilaporkan meninggal pada Kamis, 16 April 2026, setelah mobilnya ditabrak kereta di perlintasan level crossing Nussdorf am Haunsberg, Salzburg. Korban berusia 48 tahun ditemukan tak bernyawa di lokasi kejadian sekitar pukul 08.20 waktu setempat.

Menurut saksi mata dan laporan kepolisian setempat, kendaraan Manninger melaju tanpa pengaman ketika terjangkau oleh kereta yang melintas. Tim penyelamat tiba di tempat, namun nyawa sang mantan penjaga gawang tak dapat diselamatkan.

Sebelum tragedi itu, Manninger baru saja memberikan wawancara mendalam dengan Gazzetta dello Sport, yang menampilkan refleksi pribadi mengenai perjalanan kariernya. Dalam wawancara tersebut ia menyebut, “Saya masih merasakan kegembiraan saat mengingat masa-masa awal di Arsenal, ketika Arsène Wenger memberi saya kesempatan sebagai penjaga gawang muda.” Ia juga mengungkapkan penyesalan satu hal: “Meninggalkan Arsenal terlalu cepat.”

Pencapaian karier Manninger mencakup:

  • 1997–2001: Arsenal (64 penampilan, membantu tim meraih Liga Inggris dan FA Cup 1997/1998)
  • 2001–2002: Pinjaman ke Fiorentina
  • 2002–2005: Torino, Bologna, Siena (bermain di Serie A)
  • 2005–2008: Kembali ke RB Salzburg (Austria)
  • 2008–2012: Juventus (27 penampilan, bagian dari skuad yang memenangkan Scudetto 2011/2012)
  • 2012–2016: FC Augsburg (36 penampilan di Bundesliga)
  • 2016–2017: Liverpool (penjaga gawang cadangan, masuk dalam skuad pada empat pertandingan)

Selain klub-klub tersebut, Manninger juga menjadi andalan Tim Nasional Austria selama dekade 1999‑2009, mencatat 33 penampilan internasional.

Kabar duka ini memicu serangkaian penghormatan dari mantan rekan dan klub. Arsenal menulis di akun resmi mereka, “Kami berduka atas kehilangan Alex, sosok yang selalu dikenang karena profesionalisme dan semangat juangnya.” Juventus juga mengeluarkan pernyataan singkat, “Kami kehilangan seorang sahabat dan rekan tim yang selalu menginspirasi.”

Gianluigi Buffon, legenda kiper Italia yang pernah bersanding dengan Manninger di Juventus, mengungkapkan rasa kehilangan lewat Instagram, menulis, “Setiap kata terasa berlebihan dan setiap air mata hanyalah tambahan atas kehilangan seorang teman dan sosok yang selalu saya kagumi.” Ia menambahkan bahwa Manninger “memilih hidup sederhana, mencintai alam, memancing, dan keluarga, sebuah prinsip yang patut diikuti.”

David Seaman, mantan kiper Inggris, juga memberikan penghormatan dalam sebuah konferensi pers, menyebut Manninger “seorang profesional sejati yang selalu menampilkan ketenangan di bawah tiang gawang, baik di Old Trafford maupun di Anfield.”

Komunitas sepak bola internasional turut berduka, dengan banyak pesan belasungkawa tersebar di media sosial, menyoroti dedikasi Manninger tidak hanya di lapangan, tetapi juga sebagai sosok yang rendah hati di luar lapangan.

Kecelakaan ini membuka kembali perdebatan tentang keselamatan di perlintasan kereta tanpa pengaman di wilayah Austria. Pihak berwenang setempat berjanji akan meninjau kembali regulasi dan meningkatkan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang.

Warisan Alex Manninger tetap hidup melalui pencapaian di level klub dan internasional, serta kenangan akan semangat kompetitifnya yang menginspirasi generasi kiper muda di seluruh dunia.