Portal Muria – 18 April 2026 | Pertandingan antara Shandong Taishan dan Shanghai Port pada 17 April 2026 menjadi sorotan utama penggemar sepak bola Asia, terutama karena menampilkan dua tim papan atas Liga Super China yang bersaing ketat untuk posisi puncak klasemen. Pertandingan yang digelar di stadion Hongkou, Shanghai ini menyuguhkan aksi cepat, taktik cerdas, serta gol-gol yang menegangkan hingga peluit akhir.
Shandong Taishan, yang dilatih oleh Li Xiaopeng, memasuki laga ini dengan performa impresif pada babak pertama musim, mengumpulkan 24 poin dari 10 pertandingan. Sementara Shanghai Port, di bawah asuhan Wu Jingui, berada di urutan kedua dengan 22 poin. Kedua tim memiliki selisih hanya dua poin, menjadikan laga ini krusial untuk memperlebar jarak atau menutup selisih di papan atas.
Sejak menit pertama, Shanghai Port mengendalikan lini tengah dengan pressing tinggi. Wu Lei, kapten tim tuan rumah, menunjukkan peran kunci dengan beberapa umpan terobosan yang berhasil menembus pertahanan Shandong. Pada menit ke-12, Wu Lei berhasil mengirimkan bola silang ke arah striker asing Shanghai, Elkeson, yang hampir mencetak gol melalui sundulan, namun kiper Shandong, Liu Zhenli, melakukan penyelamatan luar biasa.
Shandong Taishan tidak tinggal diam. Di menit ke-27, gelandang serba bisa, Marouane Fellaini, mencetak gol pembuka lewat tembakan jarak jauh setelah memanfaatkan ruang di sisi kanan lapangan. Gol tersebut menambah tekanan pada Shanghai Port, yang segera menanggapi dengan serangan balasan. Pada menit ke-35, Shanghai Port berhasil menyamakan kedudukan lewat gol penalti yang dieksekusi oleh Wu Lei setelah terjadi pelanggaran di kotak penalti.
Babak pertama berakhir dengan skor imbang 1-1, menandakan intensitas tinggi yang diproyeksikan akan berlanjut di babak kedua. Di babak kedua, taktik pelatih Li Xiaopeng berubah menjadi lebih defensif, mengandalkan formasi 4-2-3-1 untuk menahan serangan Shanghai. Namun, Shanghai Port mengoptimalkan pergerakan sayap dengan bantuan pemain muda, Li Yinghao, yang berhasil menciptakan peluang berbahaya pada menit ke-58.
Detik-detik krusial terjadi pada menit ke-71 ketika Shanghai Port mendapatkan tendangan bebas di area terlarang. Dengan eksekusi yang presisi, Wu Lei menempatkan bola ke sudut atas gawang, namun kiper Liu Zhenli kembali tampil gemilang, menangkis bola dengan tangannya yang kuat.
Pada menit ke-83, Shandong Taishan berhasil memanfaatkan kesalahan pertahanan Shanghai Port. Penyerang asal Brazil, Vitor Gabriel, menerima umpan terobosan dari Fellaini dan dengan tenang mengeksekusi tendangan tunggal yang menembus jaring, memberi Shandong keunggulan 2-1. Gol ini menambah tekanan pada Shanghai Port yang harus mencari gol penyama.
Usaha Shanghai Port tidak sia-sia. Pada menit ke-89, Wu Lei kembali bersinar, menembus zona pertahanan Shandong melalui dribbling cepat dan menyelesaikan dengan tembakan ke sudut kiri bawah gawang, menyamakan kedudukan 2-2. Gol penyeimbang ini membuat penonton di stadion berdecak kagum, sekaligus menambah ketegangan pada menit-menit akhir.
Setelah tambahan waktu, kedua tim terus berusaha mencetak gol kemenangan, namun pertahanan masing-masing semakin solid. Akhirnya, peluit akhir membunyikan hasil akhir 2-2, mencerminkan pertarungan seimbang antara dua raksasa sepak bola China.
Berikut rangkuman statistik utama pertandingan:
| Statistik | Shandong Taishan | Shanghai Port |
|---|---|---|
| Penguasaan Bola | 48% | 52% |
| Tembakan | 14 | 16 |
| Tembakan Tepat Sasaran | 7 | 8 |
| Peluang | 5 | 6 |
| Kartu Kuning | 2 | 3 |
Hasil imbang ini memengaruhi klasemen sementara: Shandong Taishan tetap berada di posisi pertama dengan 25 poin, sedangkan Shanghai Port menempati posisi kedua dengan 23 poin. Kedua tim kini menyiapkan diri untuk menghadapi jadwal padat minggu depan, termasuk laga penting melawan tim-tim lain yang bersaing untuk gelar juara.
Kesimpulannya, pertemuan antara Shandong Taishan dan Shanghai Port menunjukkan kualitas tinggi sepak bola Liga Super China, dengan taktik cerdas, aksi individu menonjol, dan drama yang tak terduga. Kedua klub masih memiliki peluang besar untuk mengamankan gelar, tergantung pada konsistensi performa mereka di sisa musim.












