Portal Muria – 17 April 2026 | Pemerintah Kabupaten Brebes mencatat prestasi penting pada Kamis, 16 April 2026, ketika delegasinya berhasil memaparkan sistem manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) pusat, Jakarta. Acara ekspos manajemen talenta ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Tahroni, didampingi Asisten I Subandi, Asisten III Moh Furwon Amperawan, serta Kepala BKPSDM Kabupaten Brebes, Moh Syamsul Haris. Seluruh jajaran terkait turut hadir, termasuk pejabat tinggi BKN seperti Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN Herman, Direktur Pengembangan Talenta dan Karier ASN Samsul Hidayat, dan Kepala BNK Regional I Yogyakarta Sri Widayanti.
Dalam sesi paparan, Moh Syamsul Haris menjelaskan progres pembangunan sistem manajemen talenta yang kini terintegrasi dengan aplikasi Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN). Menurutnya, SIASN menjadi tulang punggung data profil ASN yang lengkap, akurat, dan selalu terbarui. Data tersebut menjadi dasar utama bagi analisis talenta, termasuk pemetaan menggunakan metode nine‑box grid, sebuah teknik yang mengukur potensi dan kinerja pegawai dalam empat kuadran utama. Implementasi metode ini memungkinkan Pemkab Brebes menilai secara objektif kekuatan dan kebutuhan pengembangan setiap pegawai.
Panelis BKN memberikan apresiasi positif terhadap paparan tersebut, menilai Pemkab Brebes memiliki kesiapan tinggi dan kecepatan dalam mengimplementasikan sistem manajemen talenta. Mereka menyoroti tiga poin krusial untuk mengoptimalkan manajemen talenta ASN: pertama, dukungan data profil ASN yang terintegrasi melalui SIASN; kedua, penyediaan sarana pengembangan yang memadai, seperti program unggulan Sinau Bareng Ahline (Sibariah) yang telah diluncurkan oleh Pemkab Brebes; ketiga, sosialisasi budaya manajemen talenta kepada seluruh ASN agar konsep tersebut dapat dipahami dan dijalankan bersama.
Evaluasi menyeluruh menunjukkan bahwa ekspos manajemen talenta Kabupaten Brebes memenuhi seluruh syarat dan standar yang ditetapkan oleh BKN. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah daerah dalam menindaklanjuti perjanjian strategis yang ditandatangani pada 8 Januari 2026 antara Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, serta seluruh bupati dan wali kota se‑Jawa Tengah. Dalam kesempatan tersebut, Haris menyampaikan bahwa BKN pusat akan segera menerbitkan surat rekomendasi resmi yang dijadwalkan sampai lima hari kerja ke depan.
Penguatan manajemen talenta ASN di Brebres tidak hanya berdampak pada peningkatan kompetensi internal, melainkan juga pada layanan publik. Dengan data yang terpusat di SIASN, proses penempatan, promosi, dan pengembangan karier menjadi lebih transparan dan berbasis bukti. Selain itu, program Sinau Bareng Ahline (Sibariah) menyediakan platform pembelajaran berkelanjutan, yang meliputi pelatihan teknis, kepemimpinan, dan inovasi layanan publik. Upaya sosialisasi budaya manajemen talenta dilakukan melalui workshop, webinar, dan materi komunikasi internal yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas unit kerja.
Secara keseluruhan, langkah-langkah tersebut menegaskan komitmen Pemkab Brebes untuk membangun ASN yang profesional, kompeten, dan siap melayani masyarakat. Penggunaan SIASN sebagai basis data utama, dipadukan dengan metodologi nine‑box grid, menciptakan kerangka kerja yang dapat direplikasi oleh pemerintah daerah lain di seluruh Indonesia. Dengan dukungan penuh BKN, diharapkan implementasi serupa akan memperkuat tata kelola kepegawaian nasional dan mendorong terciptanya layanan publik yang lebih responsif.








