Safin Pati Sports School Jadi Pusat Piala Anak Indonesia 2025, Fasilitas Dipuji Tim Luar Jawa

Berita, Olahraga1303 Dilihat

PATI – PortalMuria.com | Kompleks Safin Pati Sports School menjelma menjadi pusat perhatian nasional. Di kawasan inilah denyut utama Piala Anak Indonesia 2025 berdetak, mempertemukan 3.000 pemain dari 168 tim berbagai daerah di Indonesia dalam sebuah perhelatan sepak bola usia dini berskala nasional.

Turnamen yang berlangsung sejak Jumat hingga Minggu (26–28 Desember 2025) ini tak sekadar menyajikan persaingan di lapangan hijau, namun juga memperlihatkan kesiapan Safin Pati Sports School sebagai kawasan pembinaan sepak bola usia muda berstandar nasional.

Seluruh rangkaian pertandingan Piala Anak Indonesia 2025 terpusat di Kompleks Gelora Soekarno, Mojoagung, Kecamatan Trangkil, yang merupakan bagian dari Safin Pati Sports School.

Sebanyak delapan lapangan digunakan secara bersamaan untuk melayani padatnya jadwal pertandingan dari sembilan kelompok usia, mulai U8 hingga U16. Kondisi lapangan, drainase, hingga fasilitas penunjang menjadi sorotan utama tim-tim peserta.

Tim-tim dari luar Pulau Jawa mengaku terkesan dengan fasilitas yang disediakan. Mereka menilai Safin Pati layak menjadi salah satu pusat pembinaan sepak bola usia dini terbaik di Indonesia.

Pelatih Putra Topaku dari Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, secara terbuka menyampaikan kekagumannya.

“Fasilitas di Safin Pati ini luar biasa. Sangat jarang kami temui pusat latihan dengan kelengkapan seperti ini, apalagi untuk pembinaan pemain usia muda,” ujarnya.

Pujian serupa datang dari Opin, pelatih Gamalama Sinar Utara asal Ternate, Maluku Utara.

“Kami jauh-jauh datang dari Ternate, dan Safin Pati benar-benar di luar ekspektasi. Lapangan, lingkungan, hingga pengelolaannya sangat mendukung perkembangan anak-anak,” katanya.

Pembina Yayasan Safin Bina Bangsa, Saiful Arifin, menyebut keberhasilan penyelenggaraan Piala Anak Indonesia 2025 menjadi bukti bahwa Safin Pati Sports School siap menjadi tuan rumah event nasional secara berkelanjutan.

“Ini bukan sekadar turnamen, tapi pembuktian bahwa Safin Pati mampu menjadi rumah bagi kompetisi nasional. Harapannya, semakin banyak agenda besar digelar di sini,” tutur pria yang akrab disapa Safin.

Menurutnya, keberadaan fasilitas olahraga terpadu ini juga memberi efek domino bagi daerah.

Dengan kehadiran sekitar 3.000 pemain, ribuan orang tua pendamping, serta ratusan ofisial, perputaran ekonomi lokal ikut terdongkrak. Sektor UMKM, penginapan, transportasi, hingga kuliner merasakan dampak langsung dari aktivitas di Safin Pati Sports School.

Safin menegaskan, konsep sports tourism menjadi nilai tambah yang terus dikembangkan.

“Event olahraga seperti ini bukan hanya mencetak atlet, tapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Piala Anak Indonesia 2025 mengukuhkan Safin Pati Sports School sebagai magnet baru sepak bola usia dini di Indonesia. Dengan infrastruktur memadai dan dukungan penuh masyarakat, Pati kian mantap melangkah sebagai pusat pembinaan talenta muda nasional.

(Ty/007)