Satu-satunya Karang Taruna Indonesia yang Memiliki Lima Unit Teknis Karang Taruna Prov. Jateng

Berita, JAWA TENGAH, Muria1531 Dilihat

SemarangPortalMuria.com – Karang Taruna Provinsi Jawa Tengah menegaskan arah transformasi organisasinya dengan melantik lima Unit Teknis Karang Taruna (UTKT) baru. Langkah ini menjadi penanda keseriusan organisasi kepemudaan tersebut dalam memperkuat tata kelola, memperluas kolaborasi, serta menghadirkan program pemberdayaan pemuda yang lebih terukur dan berdampak.

Pelantikan berlangsung khidmat pada Minggu (14/12/2025) siang di Aula Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Semarang. Ketua Karang Taruna Provinsi Jawa Tengah, IG Ananta Wijaya Putra, memimpin langsung prosesi pelantikan yang turut dihadiri Plt Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Endah Dwi Setyorini, SH, MH, serta jajaran Dewan Pertimbangan dan pengurus Karang Taruna kabupaten/kota se-Jawa Tengah.

Adapun lima Unit Teknis Karang Taruna yang resmi dilantik meliputi:

  • Kata Kartini, berfokus pada pengembangan potensi dan pemberdayaan perempuan.
  • Kata Media, bertugas mengelola komunikasi publik, informasi, serta penguatan platform digital Karang Taruna.
  • Kata Preneur, menggarap pemberdayaan UMKM dan kewirausahaan pemuda.
  • Kata Pesisir, fokus pada isu sosial dan ekonomi masyarakat pesisir Jawa Tengah.
  • Kata Tani, mendorong peran pemuda dalam sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Karang Taruna Provinsi Jawa Tengah melantik lima Unit Teknis Karang Taruna (UTKT) baru, di Aula Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Semarang.Minggu (14/12/2025).

Kelima unit tersebut dirancang untuk bergerak lebih spesifik sesuai tantangan lapangan, sekaligus menjadi instrumen percepatan program kerja Karang Taruna Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, IG Ananta Wijaya Putra menegaskan bahwa pembentukan UTKT bukan sekadar formalitas organisasi, melainkan strategi besar memperkuat daya kerja Karang Taruna.

“Pelantikan lima Unit Teknis ini adalah langkah strategis agar Karang Taruna Jawa Tengah dapat bergerak lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan pemuda di berbagai sektor,” tegasnya.

Ia menambahkan, Karang Taruna harus bertransformasi menjadi organisasi yang berbasis data, kolaborasi, dan dampak nyata.

“Setiap unit harus menjadi motor penggerak. Bukan hanya aktif berorganisasi, tetapi mampu menghadirkan solusi konkret dalam aspek organisasi, tata kelola, dan pemberdayaan masyarakat,” imbuhnya.

Selain pelantikan, kegiatan juga dirangkaikan dengan talkshow bertema Peran Pemuda dalam Membangun Daerah. Hadir sebagai narasumber Kriseptiana, yang akrab disapa Tia Hendi, perwakilan Anggota DPRD Jawa Tengah, serta Dian Pramita, pelaku usaha peternakan ayam.

Diskusi berlangsung dinamis. Peserta yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan permasalahan, gagasan, hingga aspirasi pembangunan di wilayah masing-masing.

Menutup diskusi, Tia Hendi berpesan agar Karang Taruna terus menjaga semangat pengabdian sosial.

“Karang Taruna harus terus berkarya dan beraksi nyata di tengah masyarakat. Tetap menginspirasi dan membuka jalan bagi kemajuan pemuda Jawa Tengah demi kemajuan negeri,” ujarnya.

Dengan dilantiknya lima Unit Teknis Karang Taruna ini, diharapkan Karang Taruna Provinsi Jawa Tengah semakin solid dalam menjalankan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dan agen perubahan sosial. Fokus pada kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci menghadapi tantangan kepemudaan dan sosial di Jawa Tengah ke depan.

(Red.)