Pria 24 Tahun Ditemukan Meninggal di Jepara, Leher Bersayat, Polisi Dalami Dugaan Kekerasan

Berita, Jepara1336 Dilihat

JEPARAPortalMuria.com — Warga Dukuh Sekuping, Desa Tubanan, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara dikejutkan oleh penemuan seorang pria yang telah meninggal dunia pada Minggu (30/11/2025) pagi. Korban bernama Axsyal Rendy Saputra (24), warga setempat, ditemukan dalam kondisi terlentang dengan luka sayatan pada bagian leher, memunculkan dugaan adanya tindak kekerasan.

Korban ditemukan sekitar pukul 05.45 WIB di area kebun rumput gajah, hanya berjarak sekitar 60 meter dari rumahnya. Lokasi tersebut berada di belakang permukiman warga dan kerap digunakan sebagai akses warga untuk mencari rumput.

Peristiwa bermula sekitar 05.30 WIB, ketika Ngatipah, nenek korban, menyadari cucunya tidak berada di rumah. Merasa ada yang janggal, ia meminta bantuan tetangganya, Supriyohadi, untuk mencari keberadaan korban. Tak lama kemudian, warga lain termasuk Kardi ikut bergabung dalam pencarian.

Saat menyisir area belakang rumah, salah seorang saksi melihat ceceran darah yang mengarah ke kebun rumput gajah. Pihak keluarga yang sudah panik dan lemas tidak mampu melanjutkan pencarian, sementara dua saksi tersebut tetap bergerak mengikuti jejak darah.

Hanya beberapa menit berselang, tepat pukul 05.45 WIB, mereka menemukan tubuh Axsyal dalam kondisi tidak lagi bernyawa.

Usai memastikan kondisi korban, saksi melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat RW dan pihak desa sebelum diteruskan ke Polsek Kembang. Polisi bergerak cepat dan melibatkan Unit Reskrim, Unit Identifikasi, Inafis Polres Jepara, serta tenaga kesehatan.

Pada pukul 08.15 WIB, Tim Inafis tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP, mendokumentasikan luka korban, memeriksa area sekitar, serta mengumpulkan barang bukti.

Kapolsek Kembang Iptu Heru Setyawan membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Ia menyebut bahwa kasus ini berawal dari laporan keluarga yang tidak mendapati korban berada di rumah.

Terkait dugaan pembunuhan, Heru belum berani mengambil kesimpulan.

“Hari ini akan dilakukan autopsi dan pendalaman penyebabnya,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan sejumlah saksi dan menelusuri berbagai kemungkinan penyebab kematian. Polisi belum memastikan apakah luka pada leher korban merupakan hasil tindak pidana atau penyebab lainnya.

Kasus ini menjadi perhatian warga setempat mengingat lokasi penemuan yang sangat dekat dengan permukiman. Aparat kepolisian meminta masyarakat tetap tenang dan tidak berspekulasi sembari menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

(Red.)