PATI, PortalMuria.com – Sebuah nama yang kian sering berbisik di koridor kekuasaan Kabupaten Pati: Tim 8. Siapa mereka? Apa peran sebenarnya dari kelompok misterius yang berada di lingkaran Bupati Pati, Sudewo, ini?
Di balik setiap keputusan strategis Pemkab Pati, muncul bayangan para “konsultan istimewa” ini. Bukan pejabat, bukan ASN, tetapi Tim 8 disebut-sebut ikut menentukan arah kebijakan penting daerah.
Keterlibatan mereka terbongkar dalam rapat Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Pati, Jumat (3/10/2025). Dalam pemeriksaan terhadap Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, terungkap bahwa Bupati Sudewo lebih sering berkoordinasi dengan Tim 8 ketimbang dengan wakilnya sendiri.
“Detail orangnya, saya tidak tahu. Hanya beberapa yang saya tahu. Tidak komplit,” ujar Chandra di hadapan anggota Pansus.
“Ada Pak Manurung, Pak Narwi, Pak Agus Eben, Pak Tono, Pak Subur. Saya tahunya itu,” imbuhnya.
Tim Bayangan di Balik Meja Rapat
Menurut temuan awal Pansus, Tim 8 bukan sekadar penasihat informal. Mereka ikut duduk dalam rapat-rapat resmi antara Bupati dan kepala OPD. Dalam beberapa kesempatan, posisi duduk mereka bahkan sejajar dengan para kepala dinas, seolah memiliki otoritas yang sama besar.
“Ini bukan sekadar tim konsultasi biasa. Mereka tampak seperti bagian dari struktur kekuasaan,” kata salah satu anggota Pansus yang enggan disebut namanya.
Yang menarik, para anggota Tim 8 disebut bukan ASN, melainkan pendukung politik Sudewo saat Pilkada 2024. Mereka kini menjelma menjadi tangan kanan Bupati di berbagai urusan pemerintahan, meski tanpa dasar hukum jabatan.
Pansus Curigai Ada Intervensi
Kehadiran Tim 8 ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan DPRD. Apakah kebijakan publik di Pati benar-benar diambil melalui mekanisme resmi, atau justru dibisikkan dari ruang-ruang privat para loyalis?
Beberapa anggota Pansus menduga, keberadaan Tim 8 bisa menjadi bentuk intervensi pihak non-pemerintah terhadap kebijakan daerah.
“Ini harus diklarifikasi secara terbuka. Siapa memberi wewenang pada mereka untuk duduk di rapat resmi pemerintahan?” tegas seorang anggota Pansus dengan nada geram.
Politik di Balik Layar
Fenomena Tim 8 bukan hal baru dalam dunia politik lokal, tetapi jarang ada yang begitu mencolok seperti di Pati. Tim ini disebut-sebut menjadi “think tank” pribadi Bupati, tempat segala keputusan strategis dimatangkan sebelum diumumkan secara formal.
Namun, dengan mencuatnya isu ini di rapat Hak Angket, aroma konflik antara Bupati dan Wabup Chandra pun makin terasa. Pansus kini berjanji akan memanggil pihak terkait untuk membongkar lebih dalam peran Tim 8 yang disebut-sebut “menguasai arah kebijakan daerah”.
Catatan Redaksi:
Publik kini menunggu, apakah Tim 8 hanyalah kelompok penasihat sukarela atau justru bayangan kekuasaan baru di lingkaran Bupati Pati Sudewo. Yang jelas, misteri mereka baru mulai terbuka, dan Pansus tampaknya belum akan berhenti menggali.
(Red.)








