Mayat Terikat di Jurang Gegerkan Warga Pati, Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku Pembunuhan

Pati1147 Dilihat

PATI , PortalMuria.com – Warga wilayah selatan Kabupaten Pati digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria dalam kondisi mengenaskan di dasar jurang tebing jalan Purwokerto–Beketel, Kecamatan Kayen, Minggu (27/7/2025). Mayat tersebut ditemukan dengan kondisi membusuk dan tangan terikat. Setelah diidentifikasi, korban diketahui berinisial KR (34), warga Desa Beketel, Kecamatan Kayen.

 

Penemuan mayat bermula dari laporan warga yang mencium bau busuk menyengat dari arah jurang. Setelah dilakukan pencarian, ditemukan jasad pria tanpa identitas yang kemudian viral setelah diunggah ke media sosial. Polisi yang menerima laporan langsung menuju lokasi dan mengevakuasi jenazah ke RSUD Pati untuk keperluan visum.

 

Kapolsek Kayen AKP Parsa mengungkapkan, jasad ditemukan dalam kondisi mengenaskan. “Kami mendapati kondisi mayat sudah membusuk, lidah menjulur, dengan tali tambang melilit di leher dan terhubung ke kaki. Ini sangat mengindikasikan adanya unsur kekerasan. Kami pastikan ini bukan kematian wajar,” jelasnya.

 

Parsa menambahkan, ciri-ciri korban sangat cocok dengan laporan kehilangan dari warga atas nama KR. “Korban sempat mengalami patah tulang di tangan kanan dan terdapat bekas jahitan di empat jari. Ini identik dengan kondisi jenazah yang kami temukan,” terangnya.

 

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Heri Dwi Utomo menyatakan bahwa pihaknya telah menangkap dua orang terduga pelaku pembunuhan KR. Penangkapan dilakukan kurang dari 24 jam setelah penemuan jenazah.

 

“Kita amankan dua orang diduga pelaku, namun saat ini masih dalam pemeriksaan intensif,” kata Heri saat dikonfirmasi via telepon, Senin (28/7/2025).

 

Meski belum mengungkap identitas kedua pelaku, Heri memastikan bahwa proses penyidikan terus berlanjut untuk mengungkap motif dan kronologi lengkap pembunuhan sadis tersebut.

 

KR diketahui terakhir kali terlihat oleh keluarga pada Sabtu malam (19/7/2025) sekitar pukul 19.30 WIB. Sejak saat itu, korban tidak pernah kembali ke rumah, hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dasar jurang.

 

Polisi kini terus mendalami motif kejahatan dan kemungkinan keterlibatan pelaku lain dalam kasus ini. Masyarakat pun dihimbau untuk tetap tenang dan menyerahkan penanganan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.(Red.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *